Brilio.net -  Ada yang unik saat gelaran Pesta Rakyat menyambut Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Baswedan—Sandiaga S Uno di pelataran Balaikota, Jakarta, Senin (16/10).

Di penghujung pidatonya, Sandi, begitu Sandiaga S Uno biasa disapa, menyopot seluruh atribut pakaian dinas upacara (PDU) yang dikenakannya mulai dari topi, jas, hingga sepatu kepada sejumlah orang yang dinilai berjasa.

“Saya sengaja melepas ini karena Wagub harus menyatu dengan rakyat, tidak ada jarak, menyapa rakyat dan menjadi bagian dari rakyat,” ujar Sandi.

Usai pelantikan Sandi langsung pakai sneaker tuh, trendy abis nih Pak Wagub

Sandi Atribut © 2017 brilio.net

Para penerima atribut adalah sejumlah perwakilan dari kelompok masyarakat, mulai dari ibu rumah tangga, aktivis lingkungan, pegiat UKM, penyandang disabilitas, sampai warga korban gusuran.

Sebelum menyopot atribut, Sandi terlebih dahulu bertanya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pelantikan di Istana.

“Tadi saya nanya ke Pak Jokowi. Dulu waktu dilantik jadi wali kota, gubernur pakai putih-putih kayak gini berapa kali. ‘Sekali aja Pak Sandi,” kata Sandi.

Nggak nyangka bakal dapat sepatu Wagub DKI Jakarta

Sandi Atribut © 2017 brilio.net

Nah, salah satu penerima atribut Hartono kaget bukan kepalang. Dia sama sekali nggak nyangka bisa mendapatkan sepatu putih milik Sandi. Hartono adalah anak muda yang menjalankan UKM di bawah binaan program OK OCE (One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship) yang digagas Sandi. Hartono memproduksi merek sepatu 910 yang sering dipakai Sandi.

“Wah saya nggak tahu kalau bakal dikasih sepatu. Kaget banget. Ini sepatu wakil gubernur lho. Dikasih selendang aja sudah senang. Eh nggak tahunya malah dapat sepatu,” kata Hartono kepada Brilio.net.

Malah sebelumnya Hartono juga kaget bahwa namanya dipanggil Sandi untuk mewakili UKM kreatif. Menurut dia, Sandi memang sering bikin kejutan.

Masing-masing dapat sebelah ya 

Sandi Atribut © 2017 brilio.net

Satu sepatu yang dia dapat akhirnya diberikan kepada Manov, pembina OK OCE yang selam ini membantunya. Hartono rencananya akan memasukan sepatu itu ke dalam bingkai. Tapi sebelumnya dia ingin meminta tanda tangan Sandi. “Nanti akan saya taruh di kantor saya di Kelapa Gading,” katanya  

UKM yang dijalankan Hartono sudah hampir dua tahun mendapat pembinaan program OK OCE. Saat ini, dia sedang diajarkan untuk membuat apparel sehingga produk yang dihasilkan bisa beragam, nggak cuma sepatu.  

Oh iya, para penerima atribut DKI-2 dari Sandi adalah Sarah Zubaedah, ibu rumah tangga penjual nasi uduk yang menerima topi. Sedangkan jas putih diterima Nedi Supriyadi, penyandang disabilitas yang membuka usaha reparasi ponsel.

Nah papan nama (name tag) bertuliskan nama “Sandi Uno” diberikan kepada Chaeruddin atau yang kerap disapa Bang Idin, pendekar lingkungan hidup Kali Pesanggrahan.  

Sedangkan lencana atau yang biasa disebut ‘jengkol’ diberikan kepada Usama Abdul Azis, ketua kelompok relawan pemenangan Anies-Sandi. Kemudian dasi diberikan kepada Salim Abdullah, warga korban penggusuran.