×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
7 Puisi ibu ini dijamin bikin kamu makin sayang

View Image

0

BRILIO » Wow

7 Puisi ibu ini dijamin bikin kamu makin sayang

Jasa ibu akan selalu selalu terkenang sepanjang masa.

21 / 12 / 2018 18:26

Brilio.net - Tepat pada tanggal 22 Desember masyarakat Indonesia memperingati Hari Ibu. Pada momen ini orang-orang biasanya memanfaatkan untuk mengucapkan rasa terima kasih dengan cara memberi ucapan dan juga memberikan kado untuk sang ibu.

Ibu memang salah satu sosok orangtua yang paling berpengaruh di dalam hidup setiap orang. Ia yang telah melahirkan, menjaga kamu sejak dalam perut hingga lahir bahkan sampai dewasa dan jasanya patut selalu dikenang. Persis seperti salah satu ungkapan populer yang mengatakan bahwa kasih ibu sepanjang masa.

Oleh karena pentingnya sosok ibu beberapa sastrawan terkenal sampai membuat puisi khusus untuk sang ibu. Tentunya puisi ibu sangat relevan untuk ditujukan untuk orangtua. Kalau kamu belum menyiapkan ucapan atau hadiah, kamu bisa memberikan puisi ibu ini untuk orangtua kamu. Dijamin bakalan bikin kamu makin sayang.

Berikut ini deretan puisi ibu seperti brilio.net dari berbagai sumber, Jumat (21/12).

1. Sajak Ibu karya Wiji Thukul.

Loading...

Ibu pernah mengusirku minggat dari rumah

Tetapi menangis ketika aku susah

Ibu takbisa memejamkan mata

Bila adikku tak bisa tidur karena lapar

Ibu akan marah besar

Bila kami merebut jatah makan yang bukan hak kami

Ibuku memberi pelajaran keadilan dengan kasih sayang

Ketabahan ibuku

Mengubah rasa sayur murah menjadi sedap

Ibu menangis ketika aku mendapat susah

Ibu menangis ketika aku bahagia

Ibu menangis ketika adikku mencuri sepeda

Ibu menangis ketika adikku keluar penjara

Ibu adalah hati yang rela menerima

Selalu disakiti oleh anak-anaknya

Penuh maaf dan ampun

Kasih sayang Ibu adalah kilau sinar kegaiban Tuhan

Membangkitkan haru insandengan kebijakan

Ibu mengenalkan aku kepada Tuhan

2. Bunda Airmata karya MH Ainun Najib.

Kalau engkau menangis

Ibundamu yang meneteskan air mata

Dan Tuhan yang akan mengusapnya

Kalau engkau bersedih

Ibundamu yang kesakitan

Dan Tuhan yang menyiapkan hiburan-hiburan

Menangislah banyak-banyak untuk Ibundamu

Dan jangan bikin satu kalipun untuk membuat Tuhan naik pitam kepada hidupmu

Kalau Ibundamu menangis, para malaikat menjelma butiran-butiran air matanya

Dan cahaya yang memancar dr airmata ibunda membuat para malaikat itu silau dan marah kepadamu

Dan kemarahan para malaikat adalah kemarahan suci sehingga Allah tidak melarang mereka tatkala menutup pintu sorga bagimu

3. Berjuta kata tak akan mampu gambarkan betapa berjasanya seorang ibu (Anonim).

Saat ku kecil dulu

Saat usiaku lebih muda dari kini

Ku tak pernah benar-benar paham

Atas semua yang kau katakan

Ku juga tak begitu menyadari

Berapa banyak pengorbananmu

Kau ajariku banyak hal

Dan menjadikanku seperti ini

Tapi aku selalu sadar

Sejak sedari awal

Bahwa cintamu untukku tak terbatas

Dari segenap hatimu tentu

Di keistimewaan hari

Ku hanya ingin yakinkan

Betapa ku menghargai semua yang kau beri

Aku sayang padamu, Ibu

4. Jasamu Ibu karya Rayhandi.

Jasamu teramat besar untukku

Engkau rela gantung nyawa saat mengeluarkanku

Darah dan lelahmu menjadi saksi biru hebatnya cintamu.

Sampai menjadi abu sekalipun

Kutetap tiada bisa membayar lunas jasamu

Engkau terlalu besar berkorban untukku.

Wahai ibu maafkan aku

Aku berbuat salah

Aku menyakiti hatimu dengan tingkahku

Aku minta maaf ibu.

Engkau adalah segalanya untukku

Gunung uang tidak akan bisa membelimu

Tidak, tidak ada materi yang bisa menukarmu.

Ibu jika nanti aku sukses

Aku berjanji akan membahagiakanmu

Tidak akan aku biarkan hidupmu merana

Akan kujaga kau hingga ujung nyawaku.

5. Ibu karya Khalil Gibran.

Ibu adalah segalanya, dialah penghibur di dalam kesedihan

Pemberi harapan di dalam penderitaan, dan pemberi kekuatan di dalam kelemahan

Dialah sumber cinta, belas kasihan, simpati dan pengampunan

Manusia yang kehilangan ibunya berarti kehilangan jiwa sejati yang memberi berkat dan menjaganya tanpa henti

Segala sesuatu di alam ini melukiskan tentang susuk Ibu

Matahari ada lah ibu dari planet bumi yang memberikan makanannya dengan pancaran panasnya

Matahari tak pernah meninggalkan alam semesta pada malam hari sampai matahari meminta bumi untuk tidur sejenak di dalam nyanyian lautan dan siulan burung- burung dan anak-anak sungai

Dan bumi adalah ibu dari pepohonan dan bunga-bungan menjadi ibu yang baik bagi buah-buahan dan biji-bijian Ibu sebagai pembentuk dasar dari seluruh kewujudan dan adalah roh kekal, penuh dengan keindahan dan cinta.

6. Senja Usiamu, Ibu karya Da_LizZ

Masih berpijak..

Di antara kerasnya bebatuan dunia..

Engkau lawan dengan cahaya..

Walau perih, tetap mampu berdiri..

Engkau berhenti bertasbih..

Di sela-sela amarah bumi..

Dan amukan alam dalam tubuh..

Dan kutepis dengan rindu..

Dan kau lawan dengan peluru..

Namun ragamu tetap rapuh, ibu..

Meski keringat telah menyeru..

Untuk melawan api berabu..

Kau tetap wanita di antara debu..

Yang suci oleh Firman Tuhan..

Walau mereka sering tak menganggap..

Walau mereka membunuhmu perlahan..

Ibu engkau selalu terkenang..

Pahlawan dengan penuh kasih sayang..

7. Ibu karya Teti Wijiarti.

Meski letih diselimuti peluh

Meski tubuh berbalut keringat

Masih sempat kau kabarkan

Kabar baik takkan kurang

Hati sutra tutur bernada

Mendoa tanpa meminta lebih

Dari sudut sepi keramaian  ini

Kutitipkan salam

Rinduku padamu ibu





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    29%

  • Ngakak!

    14%

  • Wow!

    14%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    14%

  • Love

    29%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more