Brilio.net - Dalam Bahasa Indonesia teks eksposisi merupakan sebuah bentuk tulisan yang menjelaskan atau menguraikan suatu ide pokok, pokok pikiran, pendapat, informasi maupun pengetahuan penulis tanpa maksud mempengaruhi pembaca. Jadi penulis teks eksposisi dalam bahasa Indonesia mempunyai tujuan menyampaikan suatu hal yang ingin disampaikan dengan sudut pandang tertentu. Teks eksposisi dalam bentuk buku pelajaran dapat berupa berita, esai, laporan dan prosedur.

Tentunya teks eksposisi mempunyai beberapa struktur pembangunnya. Salah satu struktur pembangun dalam teks eksposisi adalah tesis atau yang sering disebut dengan pernyataan penulis. Sebelum mengenal lebih jauh tentang tesis, alangkah baiknya untuk mengetahui tentang definisi, ciri, serta fungsi tesis. Berikut penjelasan tesis dalam teks eksposisi yang dihimpun brilio.net dari berbagai sumber, Kamis (24/11).

Pengertian tesis

kalimat tesis bahasa Indonesia teks eksposisi © 2022 brilio.net

foto: pexels.com

Tesis merupakan bentuk pernyataan pendapat atau pernyataan umum. Tesis adalah bagian yang berfungsi untuk mengenalkan isu, masalah, gagasan utama, atau pandangan penulis secara umum yang kemudian akan dibahas dalam teks. Pada bagian tesis penulis harus mengungkapkan pandangannya terhadap suatu topik serta seorang penulis tesis juga harus bisa memberikan masalah ataupun topik.

Sebelumnya penulis sudah harus menentukan tujuan dari teks eksposisi. Supaya menjadi tesis dalam teks eksposisi yang utuh setelah itu penulis perlu menyampaikan gagasan utama pada teks eksposisi, penulis juga perlu mencantumkan fakta-fakta pendukung terkait topik yang memuat setuju tidaknya dan boleh tidaknya menurut sudut pandang penulis.

 

 

Ciri-ciri kalimat tesis

Tesis sering sekali disamakan dengan argumentasi dan penegasan ulang. Tesis hakikatnya merupakan sebuah karya ilmiah yang mempunyai ciri khusus agar dapat dibedakan. Berikut ini adalah ciri-ciri tesis yang perlu diketahui.

1. Tesis harus menggunakan bahasa baku sesuai kaidah bahasa yang digunakan.

2. Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, diatur mulai dari pendahuluan, bagian inti atau pokok pembahasan dan bagian penutup.

3. Penyusunan tesis mengharuskan penulis bersifat objektif, artinya disampaikan dengan gaya impersonal, menggunakan bentuk kalimat aktif, dan tidak menggunakan kata ganti benda pertama atau kedua.

Jenis-jenis kalimat tesis

Tesis mempunyai dua macam jenis yang berbada dari segi fungsi maupun bentuknya. Berikut ini adalah jenis-jenis tesis.

1. Tesis Kualitatif

Jenis tesis ini dibuat bukan untuk membangun berbagai macam pernyataan atau kerangka hipotetikal, dan biasa disebut dengan istilah Nalar Induktif – Non hipotetikal.

2. Tesis Kuantitatif

Tesis ini disusun untuk membangun berbagai macam pernyataan dan atau kerangka hipotetikal. Tesis kuantitatif sering juga disebut dengan Nalar Deduktif – Hipotektikal.

Fungsi kalimat tesis

Tesis mempunyai fungsi sebagai sarana komunikasi akademik dalam sebuah bidang kajian keilmuan untuk menyampaikan hasil penelitian. Melalui penyampaian karya ilmiah ini diharapkan terjalin komunikasi akademik antar berbagai komponen dalam suatu bidang keilmuan. Sebagai sebuah karya ilmiah, tesis juga memiliki fungsi ekspresif dan instrumental.

Tata cara penulisan tesis

1. Menemukan masalah.

2. Mengemukakan fakta adanya masalah.

3. Mengembangkan hipotesis atau menentukan fokus.

4. Mengumpulkan data yang related

5. Melakukan analisis dan menafsirkan data.

6. Menarik kesimpulan.

7. Melakukan generalisasi bila diperlukan

Contoh kalimat tesis dalam teks eksposisi

kalimat tesis bahasa Indonesia teks eksposisi © 2022 brilio.net

foto: pexels.com

1. Tema Ekonomi

Kondisi ekonomi di banyak negara turut terdampak akibat pandemi Covid-19. Negara yang sanggup membiayai kebutuhannya tidak berhutang pada negara lain. Alokasi budget yang besar untuk penanganan Covid-19 diharapkan mampu menurunkan jumlah orang terinfeksi sekaligus meningkatkan persentase kesembuhan para pasien. Di Indonesia, hingga akhir bulan Agustus 2021 pemerintah sudah mengalokasikan anggaran Rp 30,1 triliun untuk menangani lebih dari 450 ribu pasien Covid-19.

2. Tema Lingkungan

Kualitas udara di dunia memiliki standar yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO.

Setelah WHO merilis "2005 Air Quality Guidelines" pada 2006, standar tersebut diperbarui pada 2021 sebagai bentuk kepedulian penanganan terhadap polusi.

Pemberlakuan standar yang ketat di berbagai kota di dunia menunjukkan komitmen dan aksi negara tersebut untuk mengurangi dampak polusi udara terhadap kesehatan masyarakat.

Tidak ada polusi udara yang aman, bahkan di lokasi yang tingkat pencemaran udaranya rendah. Paparan udara yang sudah mengalami polusi bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

3. Tema Fauna

Mekanisme pertahanan diri pada setiap hewan dipengaruhi berbagai macam faktor, seperti habitat, kondisi lingkungan, jenis musuh, dan sebagainya.

Untuk melindungi diri dari predator dan kondisi cuaca tidak bagus, beberapa jenis burung bersembunyi di balik rumput tinggi.

Serangga juga mampu mengubah warna agar menyerupai kondisi sekitarnya.

Adaptasi pada siput air tawar berupa kombinasi insangnya mampu membuat hewan tersebut beradaptasi di lingkungan yang kandungan oksigennya sangat rendah.

4. Tema Pendidikan

Kemajuan teknologi turut memengaruhi aspek pendidikan di Indonesia. Saat ini, Indonesia memasuki era hybrid learning untuk mendukung pembelajaran di sekolah.

Hal ini diperkuat dengan pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama pandemi Covid-19 yang menggunakan media sosial dibandingkan tatap muka secara langsung. Guru memanfaatkan aplikasi seperti Google Classroom, Zoom, Quizizz, dan sebagainya.

Guru dan murid dengan cepat beradaptasi pada perubahan demi mencapai tujuan pembelajaran.

5. Tema Bahasa Inggris

Garbage treatment technology is the best way to manage waste. In a developing country, solid waste management has still become a problem. In Japan, technology has been implemented to solid waste management and recycling. Other countries such as Germany, Austria, South Korea, Sweden, and Wales also doing those things. In fact, the country which succeeds to recycle waste is Germany.

Penulis: Agung Pradana Putra