Brilio.net -  Sebagai makhluk sosial,orang pasti memerlukan bantuan orang lain. Karena itulah, orang suka bersosialisasi dan berteman. Namun tidak semua perilaku orang sesuai dengan apa yang kita harapankan. Apalagi masing-masing orang memiliki latar belakang dan karakter yang berbeda.

Kadang kala, ada saja hal-hal yang membuat kita kesal dengan seseorang. Untuk menghindari pertikaian, biasanya kata-kata sindiran menjadi salah satu pilihan. Selain mewakili perasaan, kata-kata sindiran ini juga bisa menjadi bahan intropeksi diri.

Bahasa yang digunakan pun bisa beragam, misalkan saja bahasa Jawa. Jika sama-sama mengerti bahasa Jawa, kata-kata sindiran ini bisa dinilai lebih ngena, tapi tetap kocak. Dihimpun brilio.net dari berbagai sumber pada Jumat (13/3), berikut empat puluh kata-kata sindiran bijak bahasa Jawa.

Kata-kata sindiran bahasa Jawa tentang kehidupan.

40 Kata-kata sindiran bahasa Jawa, kocak dan ngena © 2020 brilio.net

Loading...

foto: Instagram/@captionsindiranjawa

1. "Ajar seko wulu kelek, meh kecepit tapi tetep tehar bertahan lan tetep tumbuh."

(Belajar dari bulu ketek meski selalu terhimpit tapi tetap tegar bertahan dan tetap tumbuh.)

2. "Jenenge urep mesti akeh cobaan. Yen akeh saweran kui jenenge dangdutan."

(Namanya hidup itu pasti banyak cobaan. Kalau banyak saweran itu dangdutan.)

3. "Jenenge wae urip, mesti akeh cobaane, nek akeh umbahane jenenge laundry."

(Namanya juga hidup, pasti banyak cobaan, kalau banyak cucian ya laundry)

4. "Nek ngomong ojo nhuwur-dhuwur. Mengko lambemu iso kesampluk pesawat."

(Kalau ngomong jangan ketinggian. Nanti mulutmu bisa kesenggol pesawat. )

5. "Niat kerjo, ora golek perkoro. Niat golek rejeki, ora golek rai. Ora balapan, opo maneh ugal-ugalan."

(Niat bekerja, bukan cari perkara. Niat mencari rejeki, bukan cari perhatian belaka. Bukan balapan, apalagi ugal-ugalan)

6. "Ojo sombong nek dadi duwuran, ning pasar duwuran regane 10 ewu etuk. "

(Jangan sombong kalau jadi atasan. Di pasar, atasan diobral 10 ribu dapat 3.)

7. "Ono papat sing iso ngilang. Pertama malaikat, keloro jin, ketelu setan, kepapat wong utang ra iso nyaur."

(Ada empat yang bisa menghilang. Pertama malaikat, kedua jin. ketiga setan, keempat orang hutang gak bisa bayar)

8. "Sak abot-abote masalahmu, nek ditimbang yo ra bakal payu."

(Seberat apapun masalahmu, kalau ditimbang juga tidak akan laku.)

9. Dosa sing paling menyedihkan iku dosambat ora duwe duit."

(Dosa yang paling menyedihkan adalah pada sambat tidak punya duit.)

10. "Waktu adalah uang, yen kanca mbok jak dolan ngomong raenek wektu. Brarti wonge randue duwit. "

(Waktu adalah uang, jika temanmu kamu ajak keluar tidak ada waktu berarti dia tidak punya uang.)

Kata-kata sindiran bahasa Jawa untuk pacar dan mantan.

40 Kata-kata sindiran bahasa Jawa, kocak dan ngena © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@_quotes.jawa

11. "Aku tanpamu bagai nasi kucing hilang karetnya, hancur."

(Aku tanpamu bagai nasi kucing yang Aku tanpamu bagaikan sego kucing ilang karete. Ambyar."

12. "Tangi turu nyandak hape, arep turu nutuli hape. Ojo lali, nek arep mati selfieo disik."

(Bangun tidur pegang hape, mau tidur mencetin hape. Jangan lupa, kalau mau mati selfielah dulu.)

13. "Berakit rakit ke hulu. berenang-renang ke tepian, mantan wis ning penghulu, aku iseh kesepian"

(Berakit-rakit kehulu berenang-renang ke tepian, mantan sudah di penghulu aku masih kesepian.)

14. "Cinta kuwi kadang koyo kripik telo, iso remuk nek ra ati-ati ne ngoowo"

(Cinta terkadang seperti keripik singkong, bisa hancur jika tidak hati-hati dibawa.)

15. "Jare simbok timbang golek pokemon, luwih becik golek jodo, simbok pengen gendong putu, dudu gendong pikachu."

(Kata ibu daripada nyari pokemon mending nyari jodoh, ibu pengen nimang cucu bukan nimang pikachu.)

16. "Jenenge pasangan, yen ora pas yo mung dadi angan."

(Namanya pasangan, kalau enggak pas yang cuma jadi angan.)

17. "Kenangan apik karo koe bakal tak eling nganti lali."

(Kenangan indah bersamamu akan aku ingat hingga sampai lupa.)

18. "Ketemu ning Twitter, jadian ning facebook, yang-yangan ning BBM, pedhot ning WhatsApp, ngedol mantan ning BukaLapak."

(Ketemuan di twitter, jadian di facebook, pacaran di BBM, putus di whatsapp, jual mantan di BukaLapak.)

19. "Kowe ngelih banget, po? Nganthi mangan omonganmu dewe."

(Kamu lapar banget? Sampai makna omonganmu sendiri? )

20. "Nek dee ngadoh ra mesti dee sengit, iso wae dee meh ngentut."

(Ketika dia mulai menjauh, bukan berarti dia benci, siapa tahu dia kentut.)

21. "Nek jodo yo bakal jadi jodo, nek ora jodo yo tak kondangan wae karo nyumbang lagu kandas. "

(Kalau jodoh ya bakal jadi jodoh, kalau tidak jodoh ya aku akan kondangan sambil nyumbang lagu kandas.)

22. "Obat pahit ae marakke mari, mosok koe sing manis marakke loro."

(Obat yang pahit saja bisa bikin sembuh, masak kamu yang manis bikin sakit.)

23. "Ojo sebut aku mantan. Sebut wae aku alumni. Sopo reti dewe iso reuni."

(Jangan sebut aku mantan. Sebut aja aku alumni. Siapa tau kita bisa reuni.)

24. "Pengen nyanding tapi kok not responding."

(Ingin memiliki tapi kok tidak ada respons.)

25. "Saking galau ne, krungu lagu Balonku wae atiku kemropok."

(Begitu galaunya sampai dengar lagu balonku aja hatiku hancur.)

26. "Sing modus dipercoyo sing tulus digawe sengsoro."

(Yang modus dipercaya yang tulus disia-siakan.)

27. "Tresno iku ra delok sopo-sopo, tapi kok kowe pilih sek ngganteng"

(Cinta itu tidak melihat siapa siapa, tapi kok kamu pilih yang ganteng.)

28. "Uwong duwe pacar iku kudu sabar ambek pasangane. Opo maneh seng gak duwe."

(Orang yang punya pacar itu haruslah sabar dengan pasangan yang dimiikinya. Apa lagi yang nggak punya.)

29. "Witing tresno jalaran soko kulino, lunture tresno jalaran ono wong liyo."

( Cinta datang karena terbiasa, lunturnya cinta datang karena ada orang lain.)

Kata-kata sindiran bahasa Jawa untuk teman.

40 Kata-kata sindiran bahasa Jawa, kocak dan ngena © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@_quotes.jawa

30. "Adewe ki mati-matian dinggo konco. Lah konco matai-matiian dinggo mateni adewe"

(Kita mah mati-matian buat temen, lah temen mati-matian buat matiin kita.)

31. Ngaku konco kok gur pengen nuntut mulyo, pas konco ciloko malah lungo.”

(Ngaku teman kok cuma mau menuntut kesenangan, saat teman susah malah pergi.)

32. “Nek kowe ora nduwe sego, ojo mangan konco.”

(Kalau kamu tidak punya nasi, jangan makan teman.)

33. “Atose watu akik isih kalah karo atose omonganmu.”

(Kerasnya batu akik masih kalah dengan omonganmmu.)

34. “Guyon ora popo, sing penting ojo jotos-jotosan, yo.”

(Bercanda tidak apa apa, yang penting jangan berantem ya.)

35. "Kadang niat apik ora mesti ditanggepi wonglia apik. Sante lain kalem bae."

(Kadang niat yang baik tidak selalu ditanggapi orang lain baik. Santai saja.)

36. "Uwong iku nek diapiki bales ngapiki. Nek wis diapiki malah nglarani iku berarti guduk uwong."

(Orang itu kalau dibaikin bales baiin. Kalau sudah dibaikin malah menyakiti, itu berarti bukan orang.)

37. "Kacang iku gurih, tapi nek dikacangin iku perih."

(Kacang itu gurih, tapi kalau dikacangin itu perih.)

38. "Dadi wong ojo kaku-kaku, ndak koyo kanebo garing."

(Jadi orang jangan terlalu kaku, nanti seperti kanebo kering.)

39. "Udane awet, koyo lambemu nek ngomel, gak leren-leren."

(Hujannya awet nggak reda-reda, seperti mulutmu kalau ngomel, tidak pernah berhenti.)

40. "Konco kok moro nek butuh tok. Rumangsamu aku pom bensin?"

(Teman kok kalau datang hanya pas butuh saja. Menurutmu aku ini pom bensin apa?)

Reporter: Deta Jauda Najmah