Brilio.net - Kisah inspiratif datang dari seorang penjual bakso dan mi ayam di daerah Semurup, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Pedagang bernama Agus itu viral lantaran ia tak pernah mematok harga jual yang pasti.

Dilansir brilio.net dari akun TikTok @GilangKartasasmita, Kamis (8/10), diketahui bahwa hal tersebut sengaja dilakukan Agus lantaran ia meniatkan diri untuk berdagang sambil beribadah. Dirinya mengaku tak pernah memikirkan harga jual dan membebaskan pembeli untuk memberikan uang berapapun.

"Gue sering makan di sini dan pusing perihal harga, sebab kalo gue bayar 50k suka kembalian 45k/40k/35k (enggak nentu)," tulis keterangan di dalam video.

Tak hanya sampai di situ, Agus bahkan tak keberatan untuk memberikan semangkuk bakso atau mi ayam secara cuma-cuma kepada tetangga dan teman-temannya.

"Ini berapa harganya mas?" tanya pengunggah video.

Loading...

"Harganya ndak ada harganya bang, saya kerjanya sambil ibadah, bener. Rp 10 ribu boleh Rp 15 ribu boleh, sama tetangga minta saja boleh. Sama kawan gratis sumpah. Saya di dalam mana ada menu bakso (tulisan) berapa, nggak ku bikin menu sengaja. Kalau orang lain tengok pasti ada menunya bakso biasa sekian bakso spesial sekian gitu kan," jawab Agus.

Kendati demikian, sang pengunggah video mengaku jika bakso dan mi ayam buatan Agus tak dibuat secara asal-asalan. Meski dipatok dengan harga tak menentu dan cenderung murah, makanan di warung Agus memiliki cita rasa yang enak.

"Dan ini rasanya bener juara untuk di daerah Semurup, kerinci. Kadang gue mikir niat jualan atau enggak sih ini," tulis @gilangkartasasmita.

@gilangkartasasmita

Nama tempat “BAKSO PAK AGUS SEMURUP” Mudah2an rezekinya di lancarin terus. Tempatnya nambah rame aamiinn ##fyp ##foryoupage ##inspirasi

original sound - GilangKartasasmita

Warganet yang menonton video tersebut pun tak pelak merasa salut dengan Agus. Tak hanya memberikan pujian, mereka bahkan turut mendoakan agar Agus bisa membuka banyak cabang warung bakso dan mi ayam yang tak mematok harga.

"Amiin amiin smoga Punya cabang 50 di indonesia bang," tulis @renoplo_low69.

"Gakebayang pahalany yg selalu berjalan. karna sedekah mknan dan mengisi energi orang,lalu yg sudah makan menghabiskan energiny tuk ibadah.. MasyaAllah," sambung @url0ve7.

"Serius deh kalau ada pedagang begini parah sih, jiwa ingin membayar mahal dikit gw rela sekaligus donasi buat dia agar untung dagangannya," tulis @arifhiks.