Brilio.net - Orang-orang yang mengalami cacat sering menderita depresi. Mereka sering tidak diterima dalam masyarakat, sehingga ketika dewasa mereka jadi pengangguran meskipun memenuhi semua kriteria untuk pekerjaan tertentu.

Kebanyakan orang normal tak menyadari bahwa ada banyak orang-orang cacat yang memiliki pandangan positif dalam hidup. Ini dibuktikan oleh wanita bernama Cassidy Hooper. Gadis asal North Carolina, AS ini tetap optimistis dalam menjalani hidup. Meski terlahir tanpa hidung dan sepasang mata, Hooper tak pernah sedikitpun mengeluh akan kondisi tubuhnya.

Cassidy Hooper © 2016 brilio.net

Hooper percaya bahwa kecacatannya bukanlah penghalang baginya untuk bisa belajar di sekolah atau menghentikannya untuk belajar menyanyi. Meski keduanya harus dijalaninya lewat sebuah sekolah khusus.

Selain semangatnya untuk terus belajar, ia juga mencintai olahraga curling, jenis olahraga yang banyak orang normal tak bisa kuasai. Bisa jadi, karena memang permainan meluncurkan batu di atas permukaan es hingga sampai ke daerah sasaran ini butuh strategi yang matang.

Loading...

Hooper juga berhasil membuktikan bahwa dirinya bisa mendapatkan pekerjaan impiannya sebagai penyiar radio. Pekerjaan itu didapatkannya setelah sukses lulus kuliah jalur khusus di bidang jurnalisme program studi penyiaran.

"Saya nggak perlu kemudahan, saya hanya perlu kemungkinan dalam hidup saya," kata Hooper seperti brilio.net kutip dari laman Viral4real, Rabu (20/4).

Cassidy Hooper © 2016 brilio.net

Sementara menurut laman ABC News, sejak tahun 2007 saat usia Hoper masih 11 tahun, ia telah menjalani serangkaian prosedur cangkok kulit dan operasi rekonstruksi wajah di Levine Children's Hospital di Charlotte. David Matthews, dokter bedah rekonstruktif yang menangani kasus Hooper menyatakan bahwa sejauh ini Hooper telah menjalani operasi tiga sampai lima operasi yang dilakukan selama dua sampai tiga minggu. Dokter akan meregangkan kulit di atas mulut, melebarkan wajah dan kemudian membuat celah pada tulang untuk saluran napas.

Tak ada yang tahu mengapa Hooper bisa terlahir tanpa mata dan hidung. Kondisi cacat dari lahir yang langka ini mungkin terjadi selama dua minggu pertama kehamilan.

Sang ibu sendiri mengatakan kalau dokter yang menangani Hooper sebenarnya juga tak tahu penyebabnya. "Jantung dan otak Hooper normal sejak lahir, hanya saja dirinya tidak memiliki mata dan hidung," ungkap sang ibu.

Kisah hidup yang Hooper alami sebenarnya sudah ramai diberitakan oleh media online luar negeri semenjak setahun lalu. Namun semangat hidup yang dimilikinya terus viral dibicarakan hingga kini. Ia justru membuktikan kepada dunia bahwa ia bisa sukses meski dirinya cacat.

Untuk kisah Cassidy Hooper bisa kamu simak lewat video berikut ini: