Brilio.net - Botol hand sanitizer dengan tempelan stiker Bupati Klaten, Sri Mulyani, menjadi perbincangan ramai di media sosial. Stiker bergambar foto Mulyani mengenakan seragam dinas itu diduga menempel pada botol hand sanitizer bantuan Kementerian Sosial (Kemensos).

Botol berstiker foto Mulyani itu viral terutama di media sosial Twitter. Bahkan, foto itu ikut di-retweet mantan Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif, melalui akun @LaodeMSyarif.

Sri Mulyani mengklarifikasi viralnya botol hand sanitizer bantuan Kemensos yang ditempeli stiker bergambar foto dirinya. "Ada kekeliruan di lapangan. Ada kesalahan di penempelan atau saat pembagian," kata Mulyani saat ditemui wartawan dikutip Liputan6.com (27/4).

Loading...

Bupati Klaten mengatakan Pemkab Klaten baru menerima bantuan hand sanitizer dari Kemensos sebanyak 1.000-an botol. "Pengadaan mungkin ada puluhan ribu, bukan kami yang melakukan pengadaan. Mungkin di lapangan ditempeli semua. Kejadiannya seperti itu. Karena dari Kemensos terbatas sekali. Justru yang banyak dari kami," kata Mulyani.

Melalui akun Twitter-nya, Mulyani, menyampaikan permintaan maaf. "Kpd seluruh netizen, saya sampaikan terimakasih atas saran, kritik, dan masukannya berkaitan dgn bantuan handsanitizer kpd masyarakat, saya sampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang terjadi teknis di lapangan," tulis akun @YaniSunarno.

Mulyani juga menuliskan tidak ada maksud menumpangi atau mengambil keuntungan pribadi dari hand sanitizer berstiker Bupati Klaten. "Tidak ada maksud menumpangi atau mengambil keuntungan pribadi, karena selain mendapat bantuan dr kemensos, saya jg membuat bantuan handsanitizer sendiri yg memang ada stiker dr saya," kicau @YaniSunarno.

Permintaan maaf itu tidak mampu membendung warganet. Bahkan ada yang sampai mengadu dengan mencuit unggahan yang di-mention ke akun Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Tweet dari warganet tersebut direspons Ganjar dengan me-mention akun @YaniSunarno atau Bupati Klaten. "Injih, sy kasih peringatan! cc @YaniSunarno," tulis Ganjar.