Program Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja dan kewirausahaan berupa bantuan biaya yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja yang terkena PHK, atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.

Pemerintah berencana kembali membuka program Kartu Prakerja di pertengahan tahun ini. Adapun program ini memasuki gelombang ke-18. Dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Jumat (30/7), bahkan anggaran Program Kartu Prakerja bakal ditambah Rp 10 triliun untuk 2,8 juta peserta. Sehingga total pemerintah mengucurkan Rp 30 triliun untuk program yang ditujukan meringankan beban masyarakat selama pandemi ini.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mengatakan jika penambahan anggaran Program Kartu Prakerja demi mengurangi beban masyarakat di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Pada program kartu prakerja ini, setiap penerima akan mendapatkan biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta dan mendapatkan insentif Rp 600.000 per bulan untuk empat bulan. Sehingga, total jumlah bantuan yang didapatkan sebesar Rp 2,4 juta serta tambahan dana sebesar Rp 50.000 untuk pengisian survei.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

Berikut syarat dan cara mendaftar Kartu Prakerja gelombang 18, seperti dilansir brilio.net pada Jumat (30/7).

1. Kunjungi situs resmi Kartu Prakerja di prakerja.go.id, lalu buatlah akunmu

2. Setelah akun sudah terverifikasi, login untuk mengikuti proses seleksi tersebut. Pengguna yang sudah terverifikasi, jangan lupa untuk login dan klik 'Gabung'

Tujuannya agar kamu dapat terdaftar sebagai peserta dan masuk ke tahap seleksi. Kemudian, langkah-langkah untuk mengikuti proses seleksi adalah sebagai berikut.

1. Buka situs prakerja.go.id melalui browser di ponsel atau komputer.

2. Siapkan NIK dan nomor Kartu Keluarga (KK) untuk data diri.

3. Masukan data diri dan ikuti petunjuk pada layar untuk menyelesaikan pembuatan akun.

4. Siapkan kertas dan alat tulis untuk mengikuti Tes Motivasi dan Kemampuan Dasar secara daring.

5. Klik 'Gabung' untuk gelombang yang sedang dibuka.

6. Setelah itu, tunggu pengumuman peserta yang lolos untuk tahap seleksi gelombang melalui SMS.

7. Masukkan kode OTP, kemudian klik verifikasi. Kemudian jangan lupa isi pernyataan dari pendaftar. Semua data harus diisi sampai selesai kemudian klik oke.

Sebelum mengikuti seleksi, pastikan terlebih dahulu ada beberapa persyaratan yang harus terpenuhi untuk bisa ikut Program Kartu Prakerja berikut.

1. Warga Negara Indonesia (WNI), berusia 18 tahun ke atas.

2. Tidak sedang menempuh pendidikan formal.

3. Sedang mencari kerja, pekerja/buruh yang terkena PHK, pekerja/butuh yang membutuhkan peningkatan keterampilan dan kompetensi kerja, pekerja/buruh yang dirumahkan, dan pelaku UMKM.

4. Bukan penerima bantuan sosial lainnya selama pandemi COVID-19.

5. Bukan pejabat negara, pimpinan atau anggota DPRD, ASN, prajurit TNI, anggota Polri, kepala desa/perangkat desa, dan direksi/komisaris/dewan pengawas pada BUMN/BUMD.

6. Maksimal 2 NIK dalam 1 KK yang menjadi Penerima Kartu Prakerja.

Selamat mencoba!

(brl/red)