Brilio.net - Pencarian terhadap Emmiril Khan Mumtadz atau Eril tetap dilanjutkan. Pencarian intensif difokuskan di daerah antara Schwelenmaetelli dan Engehalde, serta di luar pintu air Engehalde. Sebelumnya putra sulung Ridwan Kamil dilaporkan hilang terseret arus Sungai Aare, Bern, Swiss, pada Kamis (26/5).

Masyarakat lokal Bern juga terlibat aktif dalam pencarian. Dilansir dari Kemlu.go.id, Kepala Kepolisian Bern Chied mengumumkan kepada orang tua Eril bahwa komunitas sepanjang Sungai Aare, seperti klub dayung, klub memancing, dan klub olahraga air lainnya juga terlibat dalam proses pencarian Eril.

"Kepala Kepolisian Bern menyampaikan bahwa mereka sudah menginformasikan dan berkomunikasi dengan komunitas-komunitas di lingkungan Sungai Aare termasuk klub dayung, komunitas berkebun dan lain sebagainya," kata Erwin Muniruzaman, kakak kandung Ridwan Kamil, Kamis (2/6).

pencarian Eril Emmiril Kahn Mumtadz © kemlu.go.id

foto: kemlu.go.id

Untuk pencarian Rabu (1/6) masih dilakukan metode yang sama, yaitu dengan cara patroli darat, drone, dan perahu. Sementara pencarian metode selam masih tergantung dengan kondisi air. Pasalnya, cuaca menunjukkan terjadi hujan lebat dan badai di wilayah pegunungan.

"Prakiraan cuaca menunjukkan bahwa akan terjadi hujan lebat dan badai di wilayah pegunungan selama beberapa hari ke depan, sehingga diperkirakan akan berdampak pada kondisi Sungai Aare," tulis keterangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Bern di situs Kemlu, dikutip pada Kamis (2/6).

Dalam proses pencarian, orang tua Eril, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya juga terlibat aktif dalam proses pencarian putranya secara sukarela. Mereka ikut menjelajahi beberapa rute di sepanjang sungai dengan jalur yang dapat diakses dan aman untuk pejalan kaki.

Namun, proses pencarian pada Selasa (31/5) belum mendapatkan hasil yang diharapkan. Namun, pihak kepolisian Bern memastikan untuk tetap melanjutkan proses pencarian dengan metode yang sama.

"Kepala Polisi Bern sudah menyampaikan hasil pencarian kepada Kang Emil di salah satu boat house di sekitar lokasi. Jadi tanggal 31 Mei proses pencarian belum mendapatkan hasil yang kita harapkan bersama," tutur Erwin.

(brl/tin)