Brilio.net - Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tengah menjadi sorotan. Pemimpin Jakarta periode 2017-2022 ini sedang menjadi perbincangan hangat karena Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) melonjak drastis dari tahun sebelumnya. Bukan hanya jumlah anggaran yang menjadi sorotan masyarakat, jumlah personel Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta ini ikut jadi perhatian.

Dibandingkan dengan sebelumnya, TGUPP dari Anies-Sandiaga ini memiliki jumlah yang lebih banyak. Anies-Sandiaga berencana menambah dari semula berjumlah 13 orang menjadi 74 orang. Bertambahnya jumlah personel dari TGUPP ini menjadi sorotan lantaran telah memengaruhi jumlah anggaran tahun 2018.

Anggaran yang telah dirancangkan oleh Gubernur Anies Baswedan melonjak hingga Rp 28,5 miliar. Sementara pada periode sebelumnya hanya berkisar Rp 2,3 miliar. Pengangkatan anggota TGUPP DKI Jakarta kian menjadi sorotan. Dari kalangan selebriti Tanah Air pun ikut menyoroti pemberitaan tersebut. Penyanyi Jazz Tompi mengkritisi kasus anggaran dari pemimpin baru Jakarta. Hal tersebut tampak pada cuitannya yang diunggah akun @dr_tompi pada Selasa (21/11).

tompi pandji © 2017 brilio.net

foto: Twitter/@dr_tompi

Loading...

"Kl gw nih, yg terhormat pak Gub wagub mau pake budget brpaapun asal masuk akal dan kerja bener SILAHKAN SAJA. Setiap org pasti beda gaya. Gak bs style gub lalu dipaksa masuk ke yg sekarang. Tapi KERJAAA jgn komentar mulu. Biar hasil yg bicara . @pandji tlg bantu ingetin," tulisnya.

Tak hanya sekali, beberapa hari kemudian tepatnya pada Rabu (23/11), pelantun tembang Sedari Dulu ini kembali mengunggah kritiknya. Kali ini, penyanyi ini menautkan sebuah berita mengenai kabar tim sukses Anies-Sandiaga yang mendapat dana dalam RAPBD Jakarta 2018. Pada cuitannya, Tompi memberikan mention pada komika Pandji Pragiwaksono yang diketahui menjadi tim sukses pemenangan Anies-Sandi.

tompi pandji © 2017 brilio.net

foto: Twitter/@dr_tompi

"Wkwkwk @pandji lo masuk gak?" tulis Tompi.

Penambahan anggota TGUPP yang diambil Gubernur Anies Baswedan ini mengindikasikan adanya perubahan aturan. Merujuk pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 411 Tentang Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) disebutkan tim maksimal berjumlah 15 orang. Kendati demikian, Anies Baswedan akan mengangkat 74 orang dengan rincian 14 ketua dan 60 anggota. Anggaran yang telah disusun oleh Gubernur Anies Baswedan ini dianggap tak masuk akal oleh Tompi.

Cuitan Tompi ini mendapat respons dari kalangan warganet seperti yang disampaikan oleh akun @satriosubroto, "Dokter @dr_tompi, sekarang mas @pandji bungkam kalo ditanya terkait kinerja Pak @aniesbaswedan & Pak @sandiuno."

"So pasti begitu pak @dr_tompi ... Tak ada yg gratis didunia ini... Yg perlu jd catatan asal Team yg di bentuk bener2 melayani warga dki dan mencirahkam tenaga nya utk jakarta. Tapi kalau tujuannya hanya utk bancakan anggaran harap bersiap mendapat kan doa dan sumpah serapah," ungkap @wisnusetyo99.