Brilio.net - Jelang Pilpres 2019 pada April mendatang, berbagai kejadian yang mewarnai masa kampanye sejak September 2018 lalu sudah banyak bergulir. Salah satunya adalah kabar yang meragukan keaslian ijazah SMA Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kabar tersebut bergulir pertama kali dari akun Twitter @IreneViena. Dalam cuitannya tersebut, pemilik akun menyatakan rela mati jika tuduhannya salah.

Gibran tagih Rp 100 juta  © 2019 brilio.net

foto: Twitter/@IreneViena

"Jika benar Presiden Joko Widodo adalah mantan siswa SMA 6 Surakarta pada antara tahun 1977 sampai 1982. Saya rela mati sekarang dan masuk neraka," tulis akun Irene.

Kabar tersebut sempat membuat beberapa pihak percaya, lantaran SMA Negeri 6 Solo baru berdiri pada tahun 1985, sedangkan Jokowi lulus sekolah pada tahun 1980. Heboh kabar tersebut bahkan membuat akun @albertpanjaitn membuat sayembara dengan hadiah Rp 100 juta kepada siapapun yang bisa membuktikan keaslian ijazah SMA milik Jokowi.

Loading...

Gibran tagih Rp 100 juta  © 2019 brilio.net

foto: Twitter/@albertpanjaitn

Ramai menjadi perbincangan publik, kebenaran mengenai ijazah SMA milik Jokowi akhirnya terungkap. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala SMA 6 Negeri Solo, Agung Wijayanto yang memastikan ijazah Jokowi itu asli.

Menurut data yang ada, Jokowi merupakan angkatan pertama SMA Negeri 6 Solo yang dulunya bernama SMPP dan lulus pada tahun 1980. SMPP berubah menjadi SMA Negeri 6 Solo pada tahun 1985.

"Memang dulu namanya bukan SMA Negeri 6, tapi sekolah Menengah Pembangunan Persiapan atau SMPP. Untuk SMPP di Solo, baru menerima peserta didik tahun 1976. Karena sejak didirikan perlu dilakukan penataan dan persiapan untuk penerimaan peserta didik," ungkap Agung Wijayanto seperti dikutip brilio.net dari merdeka.com, Rabu (23/1).

Terbuktinya keaslian ijazah SMA Jokowi pun sekaligus membuktikan bahwa apa yang disampaikan akun @IreneViena merupakan hoax. Kini publik pun menagih janji sayembara Rp 100 juta yang dilontarkan akun @albertpanjaitn. Janji tersebut turut ditagih oleh anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Melalui akun Twitter pribadinya, Gibran Rakabuming me-reply cuitan @albertpanjaitn dan menanyakan apakah uang Rp 100 juta yang dijanjikan sudah cair atau belum. Cuitan Gibran tersebut mendapat ribuan reaksi dari warganet.

Gibran tagih Rp 100 juta  © 2019 brilio.net

foto: Twitter/@Chilli_Pari

 "Ini udah cair belum ya?" tulis kakak kandung Kaesang tersebut.

Meskipun pertanyaan tersebut sudah dilontarkan sejak Senin (21/1) lalu, namun cuitan Gibran tersebut belum mendapat tanggapan langsung dari pemilik akun @albertpanjaitn hingga kini. Publik kini pun ikut penasaran dengan keberadaan uang Rp 100 juta yang dijanjikan @albertpanjaitn tersebut.