Brilio.net - Sejak gempa pertama pukul 18.46, Minggu (5/8/2018), hingga pukul 08.00 WIB hari ini, Lombok telah diguncang 451 gempa susulan. Gempa susulan terkuat terjadi pada Kamis (9/8) dengan kekuatan 6,2 SR dan menyebabkan 3 korban tewas, 24 luka, dan banyak bangunan rusak.

Banyaknya gempa susulan juga membuat warga Lombok semakin trauma. Karenanya, trauma healing bagi anak-anak korban gempa pun terus dilakukan.

Hingga hari ke-5 bencana, setidaknya 270.168 jiwa masih mengungsi. Mereka masih terus membutuhkan bantuan.

Di tengah suasana duka tersebut, sebagian warga Lombok secara perlahan mulai menggerakkan ekonomi. Aktivitas ini salah satunya tampak di Pasar Tanjung, Lombok Utara. Bangunan pasar tersebut ikut hancur, sehingga warga beraktivitas di pelataran.

"Aktivitas ekonomi masyarakat mulai bergerak. Barang-barang masih terbatas karena pasokan belum lancar," kata Kapusdatin BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam cuitannya.

Loading...

Seperti apa aktivitas warga yang berusaha untuk lekas bangkit dari duka tersebut? Berikut foto-fotonya dikutip dari akun Twitter @Sutopo_PN dan Facebook Yudhi Ramly Suradimadja, Jumat (10/8).

1. Aktivitas perdagangan mulai terjadi, meski masih sepi.

pasar di lombok facebook

foto: Twitter @Sutopo_PN

2. Perdagangan dilakukan di halaman pasar karena bangunan pasar juga mengalami kerusakan.

pasar di lombok facebook

foto: Facebook Yudhi Ramly Suradimadja

3. Jumlah komoditas yang diperjualbelikan masih terbatas karena kendala pasokan.

pasar di lombok facebook

foto: Facebook Yudhi Ramly Suradimadja

4. Warga masih diselimuti trauma, apalagi terjadi ratusan gempa setelah gempa pertama.

pasar di lombok facebook

foto: Facebook Yudhi Ramly Suradimadja