×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
 Jokowi mendapat julukan 'Jancuk' di Surabaya

View Image

0

BRILIO » Serius

Jokowi mendapat julukan 'Jancuk' di Surabaya

foto: Instagram/@jokowi

Julukan diberikan oleh para pendukungnya dari Forum Alumni Jawa Timur.

03 / 02 / 2019 10:31

Brilio.net - Dukungan untuk pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin terus mengalir dari berbagai pihak. Kemarin Sabtu (2/2), Forum Alumni Jawa Timur memberikan dukungannya dengan menggelar aksi deklarasi di kawasan Tugu Pahlawan Surabaya. Forum Alumni Jawa Timur ini juga memberikan sebutan "cak" kepada Joko Widodo sebagai bentuk dukungannya.

Dikutip brilio.net dari Antara pada Minggu (3/2), Ketua Forum Alumni Jawa Timur, Ermawan mengungkapkan alasan pemberian julukan cak kepada Jokowi. Cak sendiri diberikan kepada Jokowi karena pasangan presiden nomor urut 01 dianggap cakap, agamis, dan kreatif.

Ermawan menyampaikan hal tersebut dalam deklarasi dukungan Forum Alumni Jatim kepada Jokowi-Ma'ruf. Jokowi juga mendapat rompi dari bahan jeans yang dicat lambang kota Surabaya hiu dan buaya di bagian depan dan tulisan "Cak Jokowi" di bagian belakang.

Beberapa tokoh turut hadir dalam acara deklarasi seperti fungsionaris PDI-Perjuangan Pramono Anung dan Eva Kusumasundari, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, komposer Addie MS, komedian Cak Lontong, dan musisi Andre Hehanusa.  Selain itu, pendukung juga muncul dari beragam kalangan seperti alumni perguruan tinggi di Jawa Timur seperti Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, ITS, dan perguruan tinggi lainnya.

Selain mendapat julukan cak, Jokowi juga mendapat sebutan 'jancuk'. Sebutan tersebut merupakan singkatan dari jantan, cakap, ulet, dan komitmen. Pada acara tersebut, Jokowi meminta para pendukungnya untuk menebarkan optimisme di masyarakat.

Loading...

"Mari tebarkan optimisme, jangan sampai ada yang mengatakan Indonesia punah 2030, jangan ada yang 'ngomong' lagi tempe setipis ATM, atau membicarakan lagi muka lebam-lebam dianiaya, padahal operasi plastik," ungkap Jokowi dikutip dari Antara.

Jokowi menegaskan masyarakat sudah cerdas untuk membedakan mana yang benar dan mana yang tidak benar. Ia pun menambahkan, "kalau disebut 'bonyok kabeh' sebenarnya mau diarahkan ke mana? Ke saya nanti disebut bahwa yang menganiaya kelompok 01, nanti 'ngomongnya' kriminalisasi. Untung tidak mendapat ridho Allah SWT jadi tidak perlu kita buka sudah kebuka sendiri."

Kantong lagi kering tapi pengen nonton JICOMFEST???

Daripada mencibir itu dosa, mending sobri ikut games MENCABIR alias Mencari Bibir. yang beruntung akan mendapat tiket JICOMFEST gratis !

ikut kuis!






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    100%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more