Brilio.net - Aktris dan produser Prilly Latuconsina kembali menjadi pusat perhatian netizen. Kali ini, bukan karena proyek film terbaru, melainkan karena aktivitasnya di platform profesional LinkedIn yang menunjukkan status 'Open To Work'. Hal ini memicu spekulasi publik, terutama setelah ia menyatakan pamit dari rumah produksi yang didirikannya bersama Umay Shahab, Sinemaku Pictures, pada Januari 2026.

Keinginan Menantang Diri di Bidang Sales

Prilly Latuconsina LinkedIn Instagram @prillylatuconsina96

Prilly Latuconsina LinkedIn
foto: Instagram/@prillylatuconsina96

Menanggapi kegaduhan tersebut, Prilly menegaskan bahwa dirinya tidak berniat meninggalkan dunia hiburan. Status tersebut ia aktifkan karena keinginan untuk mempelajari keterampilan baru (new skill) di luar industri film dan manajemen bisnis yang selama ini ia geluti.

"Aku menyalakan badge OpenToWork bukan karena kekurangan aktivitas, tapi karena lagi ingin belajar hal baru," ujar Prilly dalam unggahan Instagramnya, dikutip brilio.net Senin (26/1/2026).

Secara spesifik, ia mengaku tertarik untuk menantang dirinya dalam ruang lingkup pengalaman penjualan luring (offline sales experience).

Rekam Jejak Profesional yang Impresif

Berdasarkan profil LinkedIn miliknya, Prilly memiliki portofolio yang sangat luas, baik di bidang akademis maupun bisnis:

- Sinemaku Pictures: Menjabat sebagai Co-Founder & Executive Producer (Januari 2019 – Januari 2026). Ia sukses memproduseri film box office seperti Kukira Kau Rumah dan Ketika Berhenti di Sini.

- Salaya Yacht: Founder & Chief Marketing Officer (Januari 2025 – Sekarang), mengelola strategi pertumbuhan sewa kapal pesiar mewah di Jakarta, Bali, dan Labuan Bajo.

- LSPR Institute: Dosen tetap (2025 – Sekarang) yang mengajar mata kuliah PR & Marketing berdasarkan studi kasus industri nyata.

- La Joie Bakery Cafe: Founder (2023 – Sekarang) yang berfokus pada identitas brand dan konsistensi pengalaman pelanggan.

- Universitas Gadjah Mada (UGM): Dosen tamu (2022 – 2024) untuk materi industri kreatif dan personal branding.

Langsung "Diserbu" Tawaran dari Perusahaan Besar

Unggahan Prilly di LinkedIn tersebut langsung direspons oleh berbagai praktisi Talent Acquisition dari perusahaan ternama. Tercatat setidaknya tiga penawaran menarik yang muncul di kolom komentar:

1. Accurate Indonesia: Menawarkan posisi Business Acquisition Executive (B2B SaaS Sales) untuk memasarkan produk perangkat lunak akuntansi mereka.

2. PT Farmasia Inovasi Megatrading: Melalui HR-nya, Oktryane Safira, perusahaan distributor bahan baku farmasi ini mengajak Prilly berdiskusi mengenai peran offline sales.

3. Eiger (PT Eigerindo Multi Produk Industri): Menawarkan tiga opsi peran manajerial, yakni Retail Manager, Retail Area Manager, hingga Retail Regional Manager untuk mengelola puluhan toko di seluruh Indonesia.

Keberanian Prilly untuk mengeksplorasi peran dari level dasar seperti sales, meskipun sudah memiliki posisi tinggi sebagai pemilik bisnis, mendapat apresiasi positif dari para profesional di LinkedIn.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apa itu status 'Open To Work' di LinkedIn?

Fitur ini memungkinkan pengguna menunjukkan kepada perekrut atau jaringan mereka bahwa mereka sedang mencari peluang kerja baru, baik secara penuh maupun bersifat proyek.

2. Mengapa pengalaman sales dianggap penting bagi seorang pengusaha?

Sales melatih kemampuan komunikasi, negosiasi, dan pemahaman psikologi konsumen secara langsung di lapangan, yang merupakan fondasi utama dalam menjalankan bisnis apa pun.

3. Bagaimana cara beralih karier (career switch) seperti yang dilakukan Prilly?

Langkah awal adalah mengidentifikasi keterampilan yang bisa ditransfer (transferable skills), memperbarui profil profesional, dan aktif menjalin koneksi dengan praktisi di bidang yang dituju.

4. Apa perbedaan antara Dosen Tamu dan Dosen Tetap dalam konteks akademis?

Dosen Tamu biasanya memberikan kuliah secara insidental pada topik tertentu, sedangkan Dosen Tetap memiliki jadwal mengajar rutin dan terlibat dalam pengembangan kurikulum institusi.

5. Apa yang dimaksud dengan B2B SaaS Sales yang ditawarkan kepada Prilly?

Business-to-Business (B2B) Software as a Service (SaaS) adalah model penjualan perangkat lunak berbasis langganan dari satu perusahaan ke perusahaan lain.