Brilio.net - Kasus pembunuhan yang menimpa ayah dan anak di Sukabumi, Jawa Barat telah menyita perhatian publik. Dalam kasus tersebut, pria bernama Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anaknya M. Adi Pradana alias Dana (23) meninggal dunia.
Korban dibunuh oleh dua eksekutor yang diperintahkan oleh istri kedua korban, Aulia Kesuma (35). Dalam menjalankan skenario pembunuhan, Aulia dibantu pria berinisial KV alias Kevin. Pria berusia 25 tahun itu diakuinya sebagai anak Aulia.
Kini para pelaku telah diringkus oleh pihak yang berwajib. Meski demikian, kasus tersebut terus menjadi sorotan. Kepergian M Adi Pradana memberikan duka mendalam bagi kerabat dan teman-temannya. Hal ini diketahui unggahan para sahabat Dana dimedia sosial. Mereka menyampaikan keprihatinan dan bela sungkawa atas meninggalnya Dana.
Rasa duka turut dirasakan putra sulung Maia Estianty, Al Ghazali. Menurut beberapa sumber, M Adi Pradana merupakan teman sekolah Al. Hal ini pun diperkuat dengan adanya foto M Adi Pradana atau Dana berfoto bersama Al Ghazali dan enam teman lainnya.
foto: Instagram/@ventinique_family
Al Ghazali tentunya merasa sangat terkejut dengan kasus yang menimpa temannya itu. Ia pun merasa sedih dan turut berbelasungkawa. Hal ini disampaikan Al melalui unggahan Instagram Stories-nya.
foto: Instagram/@alghazali7
"Selamat jalan brother. Semoga amal kebaikanmu di terima di sisi-Nya. Surga menantimu brother R.I.P," tulis Al Ghazali.
Recommended By Editor
- BRI Consumer Expo 2026 Goes to Bintaro Jaya hadirkan pilihan properti dan kendaraan, bawa banyak promo
- Cerita lengkap Aulia Kesuma, meracuni hingga bakar suami & anak tiri
- Main ke Pestapora 2026 jangan lupa pakai BRImo, ada cashback 20% untuk transaksi QRIS & promo lainnya
- Detik-detik penangkapan 2 eksekutor sewaan Aulia Kesuma
- Aulia Kesuma sewa 4 eksekutor, 2 batal sebab kesurupan jelang aksi
- Ini modus Aulia Kesuma sewa eksekutor bunuh suami dan anak tiri
- 5 Fakta Aulia Kesuma, sewa eksekutor bunuh suami & anak tirinya
- Kebiri kimia VS kebiri operasi, mana yang lebih berbahaya?



