Brilio.net - Kebahagiaan tengah menyelimuti keluarga besar seniman serba bisa, Soimah Pancawati. Putra sulungnya, Aksa Uyun, resmi mempersunting pujaan hatinya, Yosika Ayumi, pada Jumat pagi (8/5/2026). Prosesi akad nikah yang berlangsung di Pendopo Tulungo, Bantul, Yogyakarta, berjalan dengan suasana khidmat dan penuh haru.

Meskipun status Soimah sebagai figur publik besar sering kali identik dengan kemewahan, perempuan yang akrab disapa Ma’e ini justru memilih pendekatan yang berbeda untuk hari besar putra sulungnya. Bersama suaminya, Herwan Prandoko (Koko), Soimah menegaskan bahwa kesederhanaan menjadi inti dari perhelatan tersebut.

Filosofi Tema Budi Utomo dalam Pernikahan

Soimah Mantu © 2026

Soimah Mantu
© 2026 KapanLagi/Vania Al Kautsar

Keputusan memilih tema pernikahan jatuh pada konsep "Budi Utomo", yang terinspirasi dari sosok pahlawan nasional Indonesia. Soimah mengungkapkan bahwa pemilihan tema ini langsung disetujui oleh Aksa saat pertama kali melihat lokasi acara.

Tujuan utama dari pemilihan tema yang simpel ini bukan untuk menunjukkan kemegahan kepada publik. Soimah menjelaskan bahwa fokus utama keluarga adalah menciptakan suasana yang lebih sakral dan mendalam bagi kedua mempelai.

Detail Maskawin dan Prosesi Adat Jawa

Dalam prosesi akad tersebut, Aksa Uyun memberikan maskawin yang memiliki makna simbolis kuat. Ia meminang Yosika Ayumi dengan uang tunai sejumlah Rp852.026. Nominal tersebut dipilih secara khusus untuk merepresentasikan tanggal pernikahan mereka, yakni 8 Mei 2026.

Pasangan ini juga tampil serasi mengenakan busana adat Jawa. Saat momen pre-wedding, keduanya menggunakan paduan beskap dan kebaya putih yang dipadukan dengan kain batik mewakili konsep adat Jawa kontemporer. Sementara itu, rangkaian acara mulai dari sungkeman, siraman, hingga ijab kabul berlangsung lancar di properti pribadi milik Soimah.

Pesan dan Harapan Soimah untuk Sang Putra

Pasca prosesi akad, Soimah dan Koko mengadakan konferensi pers untuk berbagi kebahagiaan. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah keinginan Soimah untuk segera menimang cucu.

“Nggak usah dicegat-cegat (ditunda-tunda) kalau bisa langsung saja, secepat mungkin mendapat momongan. Doakan saja," ujar Soimah dengan gaya bicaranya yang khas, dikutip brilio.net dari KapanLagi.

Selain soal keturunan, Soimah juga menitipkan pesan mendalam agar rumah tangga sang anak dapat mencontoh keharmonisan orang tuanya. Ia menekankan pentingnya keteguhan hati dalam menghadapi setiap persoalan pernikahan.

"Bisa membuntuti kita (Soimah dan suami), semoga langgeng, apapun ujiannya karena pernikahannya ada ujian dijalani saja dan paling penting jangan sampai berpisah," pungkasnya.