Brilio.net - Memiliki karier yang cemerlang seperti sekarang ini ternyata tak mulus begitu saja. Aktor tampan Joe Taslim merasakan betul perjuangannya mengawali karier dari seorang anak dari keluarga sederhana yang dituntut oleh ayahnya untuk menjadi atlet judo hingga menjadi aktor hebat seperti sekarang ini.

Dalam acara peluncuran film pendek #KeepOnRollin Joinfit Joe Taslim menceritakan sejak kecil sang ayah menginginkan dirinya menjadi seorang atlet judo sementara ia ingin menjadi atlet bulu tangkis.

"Alasan bapak saya cuma satu, karena dulu hidup kami sangat susah jadi bapak saya cari latihan yang enggak bayar, dan saat itu latihan judo yang gratis," ujarnya saat ditemui media baru-baru ini.

Kendati demikian ia bertekad untuk bisa membanggakan orangtuanya lewat latihan judo hingga akhirnya ia menjadi seorang atlet yang memenangkan banyak penghargaan dari kejuaraan yang diikuti.

"Dulu saya hidup susah, jadi motivasi saya saat itu cuma mau meringankan beban orang tua. Kenapa saya mau jadi juara? Karena saya mau jadi kebanggaan orang tua. Prestasi yang cuma bisa dibanggakan. Dari kecil masuk pelatnas, salah satu cara masuk pelatnas enggak perlu ngeluarin biaya karena saya anak negara, jadi saya tinggal latihan gila aja," ungkapnya.

Loading...

Ternyata, perjuangan bapak dari tiga anak ini tak sia-sia. Ditakdirkan menjadi seorang atlet judo membuat ia memiliki karier yang cemerlang. Selain membanggakan orangtua, ia juga bisa menggapai mimpi menjadi seorang aktor.

"Saya jadi atlet sudah 12 tahun. Setelah tanggung jawab saya selesai sekarang saya kejar mimpi saya sebagai aktor," ungkapnya.

Menariknya, perjalanan masa kecil Joe Taslim selama 30 tahun diabadikan dalam film pendek berjudul Keep on Rollin. Film berdurasi tujuh menit ini disutradarai Ruben Adrian di bawah supervisi Angga Dwimas Sasongko.

Lewat film pendek ini, Joe Taslim mengingatkan publik seperti apapun susahnya hidup yang kita jalani, jangan menyerah. Proses setiap orang berbeda-beda.

“Apakah prosesnya pelan, susah, atau singkat, jalani saja. Yang tidak boleh itu berhenti (berjuang). Dulu saya juga begitu, jalani dengan sepenuh hati dan percaya Tuhan itu baik,” beri tahu Joe Taslim.