Brilio.net - Kesuksesan film Tilik semakin terlihat jelas sejak pertama kali dirilis dalam channel YouTube Ravacana Films pada (17/8) silam. Film pendek besutan sutradara Wahyu Agung Prasetyo itu sukses mengocok perut penonton dengan kisah yang disajikan.

Nggak hanya memiliki alur yang menarik, Tilik juga berhasil menyentil penonton dengan dialog para pemainnya. Celotehan sederhana ibu-ibu dalam film yang diproduksi pada tahun 2018 ini akan membuatmu senyum geli sepanjang film.

Ditonton lebih dari 10 juta kali, film Tilik juga memberikan berkah bagi para pemainnya. Bu Tejo, Yu Ning, Bu Tri, Yu Sam, dan Dian kini menjadi sosok yang dibicarakan banyak orang. Totalitas akting mereka berhasil bikin penonton ikut geregetan. Bahkan beberapa pendapat juga muncul di media sosial mengenai peran yang ditampilkan para pemain. Hal ini juga terjadi pada Brilliana Desy yang didapuk memerankan tokoh Yu Ning di dalam film Tilik.

Wajah Brilliana saat memerankan Yu Ning pasti masih melekat jelas dalam ingatanmu. Ibu-ibu bertubuh mungil, menggunakan hijab sederhana, dan terlihat tidak nyaman dengan setiap ghibahan dari Bu Tejo. Yu Ning juga sempat membela Dian yang disebut menjadi wanita yang memberikan citra buruk pada desa mereka. Semakin memuncak, Yu Ning juga membuat emosi penonton naik turun saat menunjukkan penyesalannya ketika gagal membawa rombongan ibu-ibu untuk bertemu dengan Bu Lurah.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

Yu Ning pengen jadi orang depresi © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@brillianaarfira

Nggak heran kalau Brilliana Desy mampu membawa penonton ikut larut dalam film Tilik. Ibu dua anak ini sudah menekuni dunia peran selama 11 tahun. Berbeda dari sosok Ozie alias Bu Tejo yang mengawali karier akting dari panggung teater, justru Brilliana mengaku bahwa ia awalnya tidak sengaja masuk dalam dunia peran saat diajak sang ibu untuk mengisi peran sekretaris dalam sebuah proyek iklan.

"Awalnya itu ibuku punya banyak teman-teman yang sering produksi film gitu, terus ibu saya diajak main iklan. Nah, kebetulan aku ikut waktu itu, 'Mbok ikut to buk (saya ikut dong buk)', pengen tahu syuting itu seperti apa. Terus kebetulan pemainnya itu kurang satu yang jadi sekretaris," ujar Brilliana Desy saat ditemui brilio.net di kediamannya beberapa waktu lalu.

Tak diduga, rupanya keputusan untuk sekadar mengisi peran yang kosong berujung pada rezeki lain bagi Brilliana. Keisengannya untuk menemani ibunya syuting kala itu justru semakin membuatnya ketagihan untuk mendalami dunia peran. Brillin pun menjajal kembali kemampuan aktingnya dengan terlibat dalam beberapa judul FTV. Nggak mau cepat puas, Brillin memilih untuk mengasah kemampuannya dengan bergabung dalam beberapa komunitas teater dan ketoprak.

Yu Ning pengen jadi orang depresi © 2020 brilio.net

foto: agib tanjung/brilio.net - 2020   

"Karena dunia akting itu menarik, kita bisa jadi apa saja. Kita bisa berperan jadi apa saja tergantung skenarionya gitu," ungkap pemeran Yu Ning ini.

"Walaupun aku nggak belajar di bangku sekolah yang khusus akting, tapi aku bisa belajar dari teater ini teater itu, dan aku juga diajakin main ketoprak. Jadi itu semakin mengasah keaktoranku, seperti itu," tambahnya.

Bagi Brillin, menyusuri dunia peran merupakan hal mengasyikkan. Ia juga mengaku selalu bersemangat dan penasaran terhadap setiap peran yang akan ia mainkan. Sepanjang kariernya ia juga sudah menjajal berbagai peran. Salah satunya yang berkesan adalah ketika ia menjadi seseorang yang antagonis hingga membunuh anaknya.

Peran orang gila juga nggak dilewatkan seniman ini. Namun menariknya, ketika ditanya mengenai peran impiannya, Brillin mengatakan bahwa ia ingin mengasah kemampuannya dengan menjadi orang yang depresi.

Yu Ning pengen jadi orang depresi © 2020 brilio.net

foto: agib tanjung/brilio.net - 2020  

"Orang yang mungkin depresi tapi yang akut kali ya. Kan kalau orang gila biasanya cuma orang gila yang biasa aja, tapi ini yang harus butuh pendalaman karakter banget gitu," terang Brillin dengan tatapan penuh semangat.

Diakui Brillin, meskipun kini kerap mendapatkan peran sebagai seorang ibu-ibu, namun ia meyakini ada banyak karakter dan nilai yang bisa digali dari karakter yang selalu ia jalani. Maka Brillin selalu ingin mendalami keaktorannya dalam setiap karya yang dihasilkan.

Begitu juga dalam film Tilik, walaupun bukan kali pertama memerankan tokoh seorang ibu, namun ia tidak mau besar kepala. Brillin mengaku tetap berusaha menunjukkan yang terbaik agar lolos dalam casting Tilik. Walaupun sebelumnya, Brillin sudah sempat terlibat dalam sejumlah karya film layar lebar seperti, Ziarah, 6,9 Detik, Rumah Eyang, hingga Sultan Agung.

"Saat kita itu ada produksi film, pasti kita di-casting dulu ya. Nggak bisa kita percaya diri, 'Aku iso akting kok, pasti aku ketompo (aku bisa akting kok, pasti aku diterima)', nggak gitu. Jadi di sini harapannya setiap di-casting, semoga aku ditompo (diterima). Karena setiap film aku itu excited, setiap ditawari film apapun itu saya selalu senang. Jadi alhamdulillah terus diterima dengan senang hati saja."

Usaha yang dilakukan Brillin pun nggak sia-sia. Film yang diproduksi pada tahun 2018 itu mendapatkan respons yang menyenangkan dari masyarakat. Bahkan ia merasa nggak menyangka karyanya bisa mendapatkan apresiasi begitu besar dari para penonton. Bahkan kini Brilliana pun juga ikut kecipratan viral dengan pran Yu Ning nya.

Yu Ning pengen jadi orang depresi © 2020 brilio.net

foto: agib tanjung/brilio.net - 2020    

"Aku sama sekali nggak mengira ya. Ku pikir film-filmku sejak perjuanganku sebelas tahun yang lalu itu ya gitu saja. Waktu ditayangkan ya sukses begitu ya. Tapi kalau yang ini beda, di sini aku merasa aktingku diapresiasi orang banyak dan orang akhirnya orang bisa mengakui, 'Oh, Brillin itu bisa akting'," jawabnya dengan senyum.

Tidak hanya bersyukur bisa mendapatkan peran sebagai Yu Ning dalam film pendek Tilik, Brillin juga mendapatkan pengalaman berkesan bisa bergabung dalam produksi film pendek ini. Baginya, berkarya bersama tim Tilik serasa berkumpul bersama keluarga. Nyaris tidak ada kesulitan yang ia alami selama proses syuting.

"Karena kita kebetulan kerjanya kayak dengan keluarga kita sendiri. Sutradaranya humble, produsernya juga (menyenangkan) jadi memang kita kayak kerja di keluarga kita sendiri. Itu yang bikin berkesan. Semua berkesan sih."

Yu Ning pengen jadi orang depresi © 2020 brilio.net

foto: agib tanjung/brilio.net - 2020  

Menjalani pekerjaan sebagai seorang aktris, Brillin rupanya merasa masih penasaran dengan beragam karakter yang belum ia mainkan. Wanita yang mengaku nge-fans berat dengan Christine Hakim ini mengutarakan keinginannya untuk terus mendalami dunia akting. Tak hanya sekadar menjalankan peran, Brillin mengutarakan ia akan menekuni hobinya ini juga dengan niat agar bisa terus memberikan kebahagiaan pada orang banyak.

"Sampai kapanpun lah. Sampai mungkin saya sudah tidak ada yang membutuhkan lagi untuk bermain film. Yang jelas saya itu ingin mengisi hidup saya untuk sesuatu yang baik dan bisa bermanfaat untuk orang lain. Dan yang jelas memudahkan urusan orang lain, saya juga Insya Allah juga dimudahkan. Aku nggak mematok harus sampai umurku berapa tahun gitu. Karena jadi pemain film itu nggak ada pensiunnya. Jadi sampai kapanpun nggak ada batas," tutupnya.

Nah, kalau kamu masih penasaran gimana wawancara lengkap brilio.net dengan Brillin, tonton langsung videonya di bawah ini ya!

(brl/gib)