Brilio.net - Siapa sih yang nggak kenal Joe Taslim. Aktor Indonesia yang beberapa kali berakting di film-film Hollywood ini mengajak anak muda khususnya para influencer menggunakan pengaruh mereka untuk menebar kebaikan.

Caranya gimana ya? Menurut Joe, influencer bisa berbuat baik lewat konsep Personal Social Responsibility (PSR). Karena memiliki pengaruh di kalangan anak muda, sudah seharusnya influencer punya tanggung jawab pribadi bahwa yang mereka publikasikan berdampak positif bagi masyarakat maupun lingkungan.    

Joe Taslim Influencer © 2019 brilio.net

Lebih lanjut Joe menjelaskan, menjadi seorang influencer tentu lekat dengan kegiatan endorsement. Baginya endorsement dapat digunakan untuk berbagi kebaikan. Karena dengan mendukung suatu perusahaan maka sekailgus mendukung nila-nilai dari perusahaan tersebut.

“Ketika kita meng-endorse suatu brand maka kita perlu yakin bahwa brand ini dapat menyebarkan kebaikan pula,” ujar Joe dalam acara peluncuran inisiatif ‘Setiap U Berikan Kebaikan’ besutan Unilever Indonesia yang diselenggarakan di Restoran KAUM, Jakarta, baru-baru ini.

Loading...

Joe Taslim Influencer © 2019 brilio.net

Nah sebagai seseorang yang memiliki kepedulian terhadap isu sosial dan lingkungan, Joe berbagi beberapa langkah untuk melakukan hal baik bagi lingkungan dan masyarakat.

Ia mencontohkan bahwa sebagai konsumen, ia memulai dengan sesederhana memastikan bahwa produk-produk yang ia gunakan memberikan manfaat sosial dan lingkungan yang positif. Selain itu Joe juga mengajak masyarakat untuk memeriksa produsen dari barang-barang yang mereka beli untuk memastikan bahwa produsen barang tersebut melakukan proses olahan yang bertanggung jawab.

Joe Taslim Influencer © 2019 brilio.net

Joe juga mengatakan bahwa kita semua dapat memberi pengaruh baik, tak peduli siapapun kita. Inisiatif Setiap U Beri Kebaikan memiliki nilai yang baik bahwa konsumen juga punya kontribusi untuk mendukung dampak positif pada lingkungan dan sosial. U itu merepresentasikan Unilever dan juga you (kamu), bersama-sama, menjadi Us (kita). “Artinya tak peduli siapapun kita, kita tetap bisa berbuat kebaikan,” tutup Joe.