Brilio.net - Statistika adalah ilmu yang mempelajari cara mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan data. Salah satu konsep penting dalam statistika adalah rumus desil, yaitu cara membagi data menjadi sepuluh bagian yang sama besar.

Rumus desil dapat digunakan untuk mengukur penyebaran, posisi, dan keterwakilan data. Dalam artikel ini brilio.net akan membahas pengertian, rumus, dan cara menghitung desil untuk data tunggal dan data kelompok.

Selain itu, brilio.net juga akan melihat beberapa contoh soal dan pembahasan tentang rumus desil yang dilansir dari berbagai sumber pada Selasa (31/10)

Definsi dan rumus desil.

rumus desil © 2023 brilio.net

foto: freepik.com

Desil adalah istilah dalam statistika yang digunakan untuk membagi data menjadi sepuluh bagian yang sama besar. Setiap bagian mewakili 10% dari data. Desil biasa dilambangkan dengan huruf D.

Rumus desil berbeda tergantung pada jenis data, yaitu data tunggal atau data kelompok. Berikut adalah rumus-rumusnya:

Rumus desil untuk data tunggal:

Di = i(n + 1) / 10

Keterangan:

- Di adalah desil ke-i

- n adalah banyaknya data

- i adalah bilangan bulat antara 1 sampai 9.

Rumus desil untuk data kelompok:

Di = Tb + i/10n - F : f x p

Keterangan:

- Di adalah desil ke-i

- Tb adalah tepi bawah kelas desil

- n adalah banyaknya data

- F adalah frekuensi kumulatif sebelum kelas desil

- f adalah frekuensi kelas desil

- p adalah panjang kelas

- i adalah bilangan bulat antara 1 sampai 9.

Untuk menggunakan rumus desil, kamu perlu mengurutkan data dari yang terkecil ke yang terbesar, menentukan nilai i yang ingin dicari, dan mengganti nilai-nilai yang diperlukan ke dalam rumus. Kamu juga perlu memperhatikan apakah data tersebut termasuk data tunggal atau data kelompok