Brilio.net - Setelah menyusun skripsi kamu pasti diminta membuat curriculum vitae (CV) atau riwayat hidup. Riwayat hidup pada skripsi biasanya ditempatkan pada bagian akhir penelitian. Layaknya sebuah buku yang memiliki identitas penulis, skripsi juga demikian. Riwayat hidup pada skripsi berfungsi agar pembaca mengetahui si penulis dan memberi informasi pada orang yang tertarik pada skripsi yang kamu tuliskan.

Pada riwayat hidup skripsi, kamu akan mencantumkan informasi mengenai pendidikan, seperti perguruan tinggi dan jurusan yang diambil. Selain itu, pengalaman kerja yang relevan atau proyek penelitian sebelumnya juga perlu disertakan. Bagian keterampilan yang kamu miliki, baik itu keterampilan teknis maupun interpersonal, juga menjadi aspek penting dalam riwayat hidup skripsi.

Nah berikut contoh riwayat hidup skripsi yang mudah dan sederhana lengkap dengan cara membuatnya, dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Senin (10/7).

Cara membuat riwayat hidup untuk skripsi.

Contoh riwayat hidup skripsi yang mudah © 2023 brilio.net

foto: pexels.com

1. Cantumkan identitas pribadi.

Mulailah dengan mencantumkan informasi pribadi yang relevan, seperti nama lengkap, alamat, nomor telepon, dan alamat email aktif. Pastikan informasi kontak yang kamu berikan dapat dihubungi dengan mudah.

2. Pendidikan.

Cantumkan riwayat pendidikan secara terbalik, dimulai dari pendidikan terakhir yang kamu raih. Sertakan nama institusi pendidikan, jurusan atau program studi yang kamu ikuti, dan tahun kelulusan atau perkiraan tahun kelulusan. Jika ada prestasi akademik yang signifikan, seperti penghargaan atau keanggotaan di organisasi mahasiswa, sertakan juga informasi tersebut.

3. Pengalaman kerja (opsional).

Jika kamu memiliki pengalaman kerja yang relevan, tuliskan informasi tentang pekerjaan sebelumnya. Cantumkan nama perusahaan, posisi yang kamu pegang, periode kerja, dan tugas atau tanggung jawab yang diemban. Fokuskan pada pengalaman yang terkait dengan topik atau bidang penelitian skripsi.

4. Pengalaman penelitian.

Jika kamu memiliki pengalaman penelitian sebelumnya, baik di dalam maupun di luar kampus, sertakan informasi tentang hal itu. Tuliskan judul penelitian, institusi atau lembaga tempat kamu melakukan penelitian, periode penelitian, dan peran atau kontribusi yang kamu lakukan dalam penelitian tersebut.