Brilio.net - Mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah karena saat ini banyak persaingan. Untuk itu, setiap orang harus memiliki banyak kemampuan dan pengalaman untuk bisa lolos di perusahaan impian dengan gaji yang tinggi. Namun pekerjaan impian cukup sulit untuk didapatkan dalam waktu yang cepat, apalagi bagi fresh graduate yang belum memilik banyak pengalaman kerja. Padahal beberapa pekerjaan meminta pelamar yang sudah berpengalaman di bidangnya minimal 1-2 tahun.

Untuk diketahui, saat ini Indonesia telah memasuki periode bonus demografi yang tercatat dimulai dari 2020 sampai 2035. Hal ini disebabkan oleh peningkatan proporsi penduduk usia produktif dan penurunan proporsi penduduk usia non-produktif pada periode tersebut. Dengan adanya periode ini, persaingan akan semakin ketat dan peluang mendapatkan pekerjaan pun menyempit jika tidak memiliki keahlian.

Meskipun teknologi saat ini bisa dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan dan tambahan uang, namun kamu tetap harus membangun personal branding dan portofolio terlebih dahulu agar klien bisa percaya dengan kemampuan yang dimiliki. Kamu bisa membuat personal branding dan memamerkan portofolio di berbagai platform yang memungkinkanmu mendapat pekerjaan sesuai dengan keahlian.

Ada banyak aplikasi pencari kerja secara online yang bisa kamu gunakan agar cepat mendapatkan kerja. Kamu bisa memakai aplikasi seperti JobStreet, Indeed, LinkedIn, karir.com, JobsDB, dan masih banyak lainnya. Berbagai aplikasi ini akan menawarkan banyak lowongan pekerjaan sesuai dengan bidang yang kamu pilih. Mendapatkan kerja di aplikasi pencari kerja akan sangat cepat dan mudah jika mengetahui cara dan langkah-langkahnya.

Dari berbagai jenis aplikasi pencari kerja yang sudah disebutkan, kali ini brilio.net akan mengajak kamu mengetahui cara mendapatkan kerja dari LinkedIn agar tidak nganggur lama setelah menyelesaikan kuliah. Simak ulasan lengkapnya seperti dihimpun brilio.net dari berbagi sumber pada Rabu (21/2).