Brilio.net - Kalimat seruan dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Kalimat seruan merupakan kalimat yang dilontarkan seseorang dengan tujuan untuk mengungkapkan suatu ekspresi yang ada di dalam diri orang tersebut, entah itu ekspresi kemarahan, kekaguman, kegembiraan, kekecewaan, perintah, dan lain sebagainya.

Kalimat seruan sering ditandai dengan tanda seru di belakangnya. Kalimat seruan juga tidak sering digunakan sebagai kalimat motivasi, kalimat iklan, bahkan sampai digunakan dalam karya sastra puisi.

Contoh kalimat seruan untuk mengungkapkan ekspresi berbagai sumber

foto: freepik.com

Ciri-ciri kalimat seruan.

Agar dapat dibedakan dengan jenis kalimat lain, kalimat seruan mempunyai beberapa ciri-ciri tersendiri dalam penulisan maupun penyampaiannya. Berikut ciri-ciri kalimat seruan:

1. Kalimat seruan mempunyai intonasi yang cenderung naik-turun bergantung dari ekspresi penyampai yang hendak disampaikan.
2. Kalimat seruan bertujuan sebagai kalimat ungkapan ekspresi, seperti kesedihan, kekesalan, kesenangan, kekaguman, kebahagiaan, kekagetan, kebingungan, dan kemarahan. Selain itu kalimat seruan juga bertujuan sebagai ajakan.
3. Kalimat seruan terkadang menggunakan kata jangan atau tolong pada kalimatnya.
4. Kalimat seruan memiliki kata interjeksi yang digunakan dalam mengungkapkan ekspresi seperti kata dih (kekesalan), asyik (kekaguman), celaka (kekagetan), syukurlah (kesenangan) dan lain sebagainya.
5. Kalimat seruan terkadang menggunakan partikel "lah" dan "kan" di dalam kalimatnya.

 

Magang: Agung Pradana Putra

Fungsi kalimat seruan.

Kalimat seruan juga mempunyai fungsi lain sebagai berikut:

1. Kalimat seruan berfungsi sebagai ungkapan ekspresi kagum, takjub, dan heran pada sesuatu yang terjadi.
2. Kalimat seruan berfungsi sebagai ungkapan ekspresi kebahagiaan atau senang terhadap sesuatu
3. Kalimat seruan berfungsi sebagai ungkapan larangan terhadap suatu hal.
4. Kalimat seruan berfungsi sebagai ungkapan motivasi.
5. Kalimat seruan berfungsi sebagai karya sastra seperti puisi, pantun, dan lain sebagainya.
6. kalimat seruan berfungsi sebagai ajakan kepada seseorang.
7. Kalimat seruan berfungsi sebagai ungkapan ekspresi kemarahan, kekesalan, dengan penyampaian nada tinggi.

Contoh kalimat seruan untuk mengungkapkan ekspresi berbagai sumber

foto: freepik.com

Contoh kalimat seruan untuk mengungkapkan ekspresi.

1. Syukurlah, dia tidak bersama wanita itu!
2. Asyik, gajiku naik bulan ini!
3. Wow, makanannya nikmat sekali!
4. Imutnya bayi itu!
5. Hore, kita menang!
6. Hore, kita akan pergi liburan di Yogyakarta!
7. Asyik, kakak mengajak kita makan malam di restoran padang!
8. Wah, terima kasih banyak untuk hadiahnya!
9. Aku bangga dengan perbuatanmu!
10. Wow, benda ini begitu menakjubkan!
11. Brilliant, Anak itu begitu luar biasa!
12. Bravo, kamu akan pindah ke kantor baru dengan jabatan yang lebih tinggi!
13. Wah, cincin pernikahan itu sungguh luar biasa!
14. Wow, kamu begitu baik padaku!
15. Sungguh, ini melebihi ekspektasi!
16. Alangkah rajinnya anak itu!
18. Wah, indahnya pemandangan di bawah laut ini!
19. Sungguh adil dan bijaksana Presiden itu!
20. Wah, cantiknya ibumu saat mengenakan gaun sutera itu!
21. Akhirnya, aku dapat membeli baju ini!
22. Ya Tuhan, ini begitu mengejutkan!
23. Wow, aku suka dengan sepatu ini!
24. Asyik, kakakku akan datang pagi ini!
25. Wow, makanannya mewah sekali!
26. Astaga, kau masih ingat dengan hari ulang tahunku!
27. Awas listrik, berbahaya!
28. Dilarang merokok di kawasan ini!
29. Jangan tidur di depan pintu!
30. Tutup pintunya cepat!
31. Nyalakan api perlawanan!
32. Pergilah dan jangan muncul di depan saya lagi!
33. Anda tidak diizinkan bergabung dengan klub ini!
34. Jangan mengganggu anak saya!
35. Jangan pernah sekali-kali kemari lagi!
36. Jangan duduk di tempat ini!
37. Hah, aku salah belok!
38. Ahh, bingung mau pilih yang mana ini!
39. Aduh, laptopku tertinggal di rumah!
40. Aduh, kopernya tertukar!
41. Astaga, uangku ku hilang!
42. Yah , tali sandalku putus!
43. Aduh, makananku tumpah!
44. Astaga, lampunya belum dimatikan!
45. Ya ampun, uangku kurang!
46. Aduh, tiket nontonnya di mana!
47. Ikutlah nonton itu denganku!
48. Lihatlah peta ini. Supaya tidak tersesat!
49. Lihat penunjuk arah itu! Belok ke kiri!
50. Mari, cuci tangan sebelum makan!
51. Yuk, budayakan sikap antri!
56. Ayo, kita budayakan membaca!
57. Mari, kita terapkan hidup sehat dengan mencuci tangan!
58. Ayo, hindari narkoba!
59. Ayo, kita selesaikan pekerjaan hari ini!
60. Hormatilah orang yang lebih tua!
61. Yuk, main ke rumah ibuku!
62. Maaf, aku tidak sengaja menyinggung perasaanmu!
63. Kami turut berduka cita atas kecelakaan yang menimpa keluargamu!
64. Lihat saja! Aku akan menghukummu nanti!
65. Awas! Aku tidak mau diganggu!
66. Keluar! Pergi kamu dari sini!
67. Jangan tatap aku. Itu tidak lucu!
68. Sungguh, dia seharusnya tidak melakukan ini!
69. Hapus semua tulisan di tembok itu sekarang!
70. Buang semua barang barang miliknya!
71. Kurang ajar! Siapa yang mencoret coret bukuku!
72. Masuk! Jangan keluar sampai lusa nanti!
73. Diam! Jangan memotong pembicaraanku!
74. Dengar! Kerjakan tugas itu dengan benar!
75. Bodoh! Semudah itu pun kamu tidak bisa!