×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Tips menghadapi anak yang terlalu memilih-milih makanan

View Image

0

BRILIO » Orangtua

Tips menghadapi anak yang terlalu memilih-milih makanan

Putri Indonesia tahun 2004, Artika Sari Devi juga punya tips.

20 / 07 / 2018

Brilio.net - Saat masa anak-anak, orangtua harus memberikan asupan yang terbaik. Pastinya dengan kandungan gizi yang seimbang. Karena, asupan gizi anak-anak sesuai berpengaruh terhadap kosentrasi, tumbuh kembang, hingga aktivitas anak.

Biasanya, saat anak-anak mereka sulit sekali untuk mau makan, bahkan tak jarang mereka tidak suka sayur maupun buah. Padahal asupan gizi seimbang ada di buah dan sayur.

Bila kamu mengalami hal itu pada anak kamu tak perlu khawatir. Menurut Spesialis Gizi Klinik, Dian Permatasari menganalkan anak kepada makanan sehat kepada anak harus dimulai sejak dini.

"Dari tk ke sd mereka sudah milih makanan. Saran saya, orang tua harus makan bareng-bareng di meja makan, anak akan melihat makanan apa yang dimakan oleh ibunya. Ibunya juga harus suka buah dan sayur," ujarnya saat ditemui media dalam acara Minute Maid Nutriforce Berikan Inspirasi Kebaikan Gizi Bekal Sekolah Anak di Jakarta, Kamis (19/7).

Namun Dian pun menambahkan kalau anak yang terlalu memilih makanan tidak akan berlangsung lama. Yang penting, lanjutnya, sebagai orang tua harus pintar menyajikan makanan yang menarik untuk si anak.

Loading...

"Sekarang sudah banyak sekali buku resep dan cara mengkreasikan makanan. Misalnya seperti membuat frozen food namun tanpa msg dan menggunakan bahan campuran sayuran agar gizinya tetap ada," terangnya.

Sementara itu, mantan Putri Indonesia tahun 2004, Artika Sari Devi memiliki cara sendiri untuk membuat anak-anaknya tertarik untuk menikmati makanan bergizi.

"Pertama biasanya aku selalu libatin anak-anak aku untuk ikut belanja. Jadi dia lihat sayuran dan buah kaya apa sih. Misalnya bikin capcay anakku bertugas cuci sayuran jadi dia tau proses makanan itu dibuat," paparnya.

Tak hanya itu, Artika tak pernah memaksakan anaknya untuk suka sayuran. "Aku enggak mau memaksakan, takut malah nanti trauma. Jadi kalau makan sayuran sedikit anak aku cobain, kalau enggak habis enggak apa-apa, besok harus lebih banyak lagi makan sayur," pungkasnya.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    100%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more