Brilio.net - Tottenham Hotspur ke final Liga Champions setelah melakukan comeback dramatis melawan Ajax Amsterdam. Mereka menang 3-2 dalam laga leg 2 semifinal Liga Champions. Tim besutan Mauricio Pochettino ini pun lolos ke final dengan agresivitas gol tandang.

Mauricio Pochettino dibuat menenagis bahagia dengan kelolosan timnya di final. Lolosnya Tottenham ke final Liga Champions musim ini dicapai dengan dramatis.

Kalah 0-1 di leg pertama, Tottenham makin sulit mengejar ketika tertinggal 0-2 di babak pertama. Walhasil Spurs pun secara agregat ketinggalan menjadi 3-0. Namun semangat pantang menyerah diperlihatkan tim asal London tersebut. Hattrick Lucas Moura, satu diantaranya dicetak di injury time berhasil membuat skor menjadi 3-2.

Setelah kemenangan timnya, Pochettino tidak bisa menahan air mata saat wawancara usai pertandingan.

"Terima kasih untuk sepakbola. Para pemain saya adalah pahlawan. Pada tahun lalu saya memberi tahu semua orang bahwa grup ini adalah pahlawan. Mereka bermain luar biasa di babak kedua. Tanpa sepakbola, emosi ini mustahil terjadi. Terima kasih kepada semua orang yang percaya pada kami. Sulit menggambarkan ini dengan kata-kata,” ujar Pochettino yang meneteskan air mata bahagia usai pertandingan seperti brilio.net kutip dari akun Twitter Football on BT Sport.

Dalam wawancaranya, Pochettino juga sangat bersyukur karena diberi kesempatan untuk menjadi pelatih Tottenham. "Sulit untuk bersaing di level ini. Saya sangat bersyukur menjadi seorang pelatih," ujar Pochettino.

Mengenai penampilan Lucas Moura, Pochettino menyebutnya sebagai seorang pahlawan super. Berkat trigol Lucas Moura, Spurs pun lolos ke final. Mereka bakal berhadapan dengan tim Liga Inggris lainnya, Liverpool yang sebelumnya juga melakukan comeback dramatis melawan Barcelona.

"Mereka semua adalah pahlawan tetapi (Lucas Moura) adalah seorang pahlawan super. Dari yang pertama hingga yang terakhir - saat yang sulit untuk hidup dalam lima tahun sebelumnya," tambah Pochettino seperti yang brilio.net kutip dari laman Sport Bible.

Pochettino kemudian meneteskan air mata. "Saya ingin mengingat keluarga saya. Ini hadiah luar biasa untuk mereka. Kami harus siap untuk pertandingan berikutnya pada hari Minggu (pertandingan terakhir Liga Inggris) lalu bersiap untuk final (Liga Champions)," pungkasnya.