Brilio.net - Barito Putera kini tengah berada di Makassar. Mereka baru saja menjalani pertandingan pekan ke-3 Shopee Liga 1 2020 melawan PSM Makassar pada Minggu (15/3) di Stadion Andi Mattalatta. Kedua tim berbagi skor imbang 1-1. Namun tim ini tampak tak didampingi oleh sang asisten, Yunan Helmi. Rupanya pria asal Lamongan itu diketahui tengah terbaring sakit di Banjarmasin.

Dilansir dari bola.net, Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, mengaku timnya dalam kondisi tidak tenang bertanding setelah mendengar Yunan Helmi menjalani pemeriksaan berkaitan dengan virus Corona.

"Ya, kami bertanding dalam kondisi perasaan campur aduk. Ada rasa khawatir karena Coach Helmi bagian dari tim yang selalu berinteraksi dengan pemain dan staf pelatih," ungkap Djanur seperti dikutip brilio.net dari bola.net Senin (16/3).

Walau memang menurut Djadjang Nurdjaman, belum tentu Yunan Helmi benar-benar sudah positif Covid-19. "Hasil pemeriksaan baru diduga ke arah sana. Semoga tidak ada apa-apa," ungkap pelatih asal Bandung tersebut.

Menurut pemberitaan media lokal Kanal Kalimantan, tiga warga Kalimantan Selatan dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin pada Sabtu (14/3). Informasi didapat, diduga, ketiganya suspect Corona atau Covid-19 usai pulang dari luar Kalsel, di mana dua di antaranya pulang dari ibadah umroh.

Loading...

"Sampai dengan pukul 21.00 WITA Sabtu (14/3), ada tiga pasien suspect Corona sedang menjalani perawatan di ruang isolasi,"kata Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Hj Suciati dalam keterangan tertulisnya.

Hingga kini, mereka tengah berada diisolasi guna proses pemeriksaan dan observasi. Seperti pengambilan sampel swab tenggorokan dan diobservasi di laboratorium. Sembari memulihkan kondisi kesehatannya.

Namun demikian, Suciati belum mengetahui pasti kapan hasil kesehatan tiga orang pasien suspec Covid-19 itu akan didapatkan. Ia mengatakan, masih menunggu konfirmasi dari dokter yang melakukan pemeriksaan.

"Dua orang itu berasal dari Kabupaten Tanah Bumbu dan satu suspect Covid-19 dari Kota Banjarmasin. Rinciannya, dua laki-laki dan satu perempuan," tambah Suciati.

Untuk pasien dari Banjarmasin, merupakan rujukan dari Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin.

Pada Minggu (15/3) hari ini, kabarnya juga ada tambahan dua pasien rujukan suspect Corona dari Tanah Bumbu. Keduanya adalah pasien yang satu travel perjalanan umroh dengan pasien yang sudah dirawat sebelumnya.

Data yang didapat menguak indentitas salah satu pasien yang sedang menjalani pemeriksaan adalah Yunan Helmi. Pria kelahiran Lamongan, 14 April 1974 masuk ke RS Ulin sekitar pukul 14.00 WITA pada Minggu (15/3) lewat rujukan dari RS Suaka Insan Banjarmasin.

"Karena sakit beliau memang tidak ikut rombongan tim Barito Putera ke Makassar," terang Djanur.