Brilio.net - Berita virus Corona atau Covid-19 kini tengah menjadi perbincangan setelah mewabah di sejumlah wilayah di dunia. Akibatnya segala aspek, mulai dari perekonomian hingga dunia olahraga pun terkena imbasnya. Padahal sejumlah acara penting event olahraga yang akan berlangsung beberapa bulan mendatang terpaksa harus diundur hingga dibatalkan.

Hal tersebut dilakukan agar penyebaran virus Corona tak semakin parah dan demi keselamatan para peserta. Meski begitu, acara-acara itu masih berpeluang digelar, namun menunggu situasi dan kondisi membaik.

Dilansir brilio.net dari merdeka.com, Rabu (4/3), berikut acara-acara besar yang terpaksa diundur dan dibatalkan karena penyebaran virus Corona.

1. MotoGP di Qatar dibatalkan.

Perhelatan olahraga dunia © 2020  freepik.com ; pixabay.com

Loading...

foto: freepik.com

Seri perdana MotoGP 2020 di Sirkuit Losail, Qatar, terpaksa dibatalkan karena virus Corona. Bahkan, seri kedua di Sirkuit Buriram, Thailand, juga sudah diundur. Pembatalan lomba GP Qatar 2020 dinilai jadi langkah tepat. Karena penyebaran virus Corona sangat masif. Tentu keselamatan semua pihak yang terlibat paling penting.

Hal di atas diakui oleh pembalap Suzuki, Alex Rins. Menurutnya isu keselamatan lebih krusial ketimbang lomba itu sendiri.

"Sangat sedih tidak bisa berlomba di GP Qatar. Tapi ada hal lain yang lebih penting. Semoga semuanya diberikan keselamatan," Rins menuturkan melalui jejaring sosial Twitter miliknya.

2. Sepak bola.

Perhelatan olahraga dunia © 2020  freepik.com ; pixabay.com

foto: freepik.com

Italia menunda lima pertandingan liga papan atas yang dijadwalkan akhir pekan hingga 13 Mei. Final Piala Italia juga ditunda selama sepekan. Kepala eksekutif Inter Milan, Giuseppe Marotta, mengatakan pertandingan musim ini mungkin tidak dapat diselesaikan. Pemerintah Italia mengatakan di utara negara itu, di mana wabah lebih parah, pertandingan harus dimainkan tanpa supporter sampai hari Minggu. Hal ini berpotensi mempengaruhi lima pertandingan.

Di China, musim liga akan dimulai 22 Februari, tetapi hingga saat ini belum dimulai. Pertandingan Liga Champions Asia yang melibatkan tim Tiongkok juga ditunda hingga April.

Korea Selatan juga menunda dimulainya musim liga, dan Jepang memainkan satu putaran pertandingan liga pada akhir Februari sebelum menghentikan musimnya.

3. Kejuaraan dunia atletik dalam ruangan.

Perhelatan olahraga dunia © 2020  freepik.com ; pixabay.com

foto: freepik.com

Kejuaraan dunia, yang dijadwalkan akan diadakan di Nanjing, China, 13-15 Maret 2020 ditunda setahun. Kejuaraan tenis meja tim dunia di Busan, Korea Selatan, bulan ini dialihkan ke Juni 2020. Kejuaraan lari cepat jarak pendek bulan ini di Seoul ditunda dan akan diadakan pada bulan Oktober paling awal.

4. Golf.

Perhelatan olahraga dunia © 2020  freepik.com ; pixabay.com

foto: freepik.com

Tur Asosiasi Pegolf Perempuan Profesional membatalkan tiga acara berturut-turut pada bulan Februari dan Maret di China, Thailand dan Singapura. Tur dilanjutkan di Arizona akhir Maret 2020.

5. Rugby.

Perhelatan olahraga dunia © 2020  freepik.com ; pixabay.com

foto: freepik.com

Pertandingan rugby antara Irlandia dan Italia di turnamen tahunan Six Nations, pada Maret 2020 di Dublin, ditunda dan belum ada tanggal yang ditentukan. Acara di Hongkong dan Singapura dalam seri rugby tujuh dialihkan ke Oktober 2020.

6. Kejuaraan sepeda.

Perhelatan olahraga dunia © 2020  freepik.com ; pixabay.com

foto: freepik.com

Dua pertandingan di Tur A. A.E. dibatalkan setelah dua pembalap dari Italia dinyatakan positif terkena virus. Pemimpin perlombaan setelah lima tahap pertama, Adam Yates, dinyatakan sebagai pemenang.

7. Olimpiade Tokyo 2020 terancam batal.

Perhelatan olahraga dunia © 2020  freepik.com ; pixabay.com

foto: pixabay.com

Seorang anggota senior Komite Olimpiade Internasional mengatakan jika virus Corona terlalu berbahaya, maka Olimpiade di Tokyo musim panas ini akan dibatalkan atau ditunda.

Jika Komite Olimpiade Internasional atau IOC memutuskan Pertandingan tidak dapat maju sesuai jadwal di Tokyo, maka akan ada pembatalan pertandingan. "Mungkin ada pembatalan," kata anggota senior Komite Olimpiade Internasional, Dick Pound, dikutip dari ABCnews.