×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Kesepian di perantauan, pria ini malah 'ketagihan' cinta sesama jenis

View Image

0

BRILIO » Ngakak

Kesepian di perantauan, pria ini malah 'ketagihan' cinta sesama jenis

Dari hari ke hari, hubungan mereka sangat intens hingga pada suatu ketika Raka diajak menginap ke rumah Zay dan terjadilah hubungan terlarang.

30 / 12 / 2015 12:01

Brilio.net - Jalinan cinta terkadang bisa datang kapan pun tanpa bisa diprediksi. Berawal dari persahabatan lalu tumbuh rasa nyaman dan akhirnya saling menyukai satu sama lain. Kisah inilah yang dialami Raka (31) yang terjebak hubungan sesama jenis karena kesepian tinggal di daerah perantauan.

Berprofesi sebagai seorang dokter, Raka ditempatkan di salah satu daerah pelosok di Kabupaten Pekanbaru, Kalimantan Selatan. Perjalanan ke wilayah penempatan diakui Raka cukup berat dengan akses jalan yang rusak parah. Mobil pickup yang membawanya harus menempuh perjalanan berjarak 120 km selama 4,5 jam.

Berada di daerah terpencil ternyata membuat Raka merasa kesepian lantaran tiada seorang kawan untuk sekadar mengobrol ataupun berbagi cerita. Apalagi rutinitas setiap hari pagi kerja sore pulang membuatnya semakin jenuh. Karena itulah, ketika ada seorang pria yang mengajaknya berkenalan melalui BlackBerry Messenger (BBM), Raka merasa cukup senang.

"Dia mengaku dari perusahaan dekat puskesmas tempat saya bekerja. Dia kerja di salah satu bagian katering/kantin perusahaan," kisah Raka kepada brilio.net, Senin (28/12) via sambungan bebas pulsa 0-800-1-555-999.

Itulah awal pertemuan Raka dengan Zay (33) yang berlanjut dengan komunikasi yang semakin intens. Setiap hari mereka saling berbalas pesan hingga larut malam. Sejak saat itu, Zay semakin menunjukkan rasa perhatiannya kepada Raka, melebihi sekadar seorang teman biasa.

Loading...

"Setelah sebulan komunikasi, akhirnya dia ngajak ketemuan. Dan ternyata jarak rumah kami hanya 500 meter," lanjut Raka.

Setelah bertemu, baik Raka maupun Zay merasa nyambung dan nyaman satu sama lain. Raka yang memang kesepian dan butuh teman berbagi cukup gembira dengan kehadiran Zay di hidupnya. Namun pada akhirnya, Raka mulai merasakan keganjilan terhadap perilaku temannya itu.

"Ketika dia mengajak saya bermain ke rumahnya, dia mulai meraba-raba saya," kenangnya.

Raka awalnya bingung dan tidak percaya. Namun setelah Zay akhirnya berkata terus terang, Raka mulai memahami perilaku temannya itu. Bahkan, mereka menaikkan status mereka dari teman biasa menjadi pacaran. Dari hari ke hari, hubungan mereka sangat intens hingga pada suatu ketika Raka diajak menginap ke rumah Zay dan terjadilah hubungan terlarang.

Sejak saat itu, Zay semakin terang-terangan dengan statusnya. Raka yang awalnya sempat menolak perasaan itu, akhirnya terbesit rasa sayang kepada Zay. "Nggak tahu kenapa, saya merasa cemburu ketika melihat dia berfoto dengan pria lain. Padahal saya sebenarnya sudah punya pacar cewek dan menjalani LDR," kata dia.

Hingga pada suatu ketika, Raka melihat percakapan mesra Zay dengan pria lain di ponselnya. Terbakar api cemburu, Raka meminta penjelasan dari Zay. Belakangan diketahui bahwa pria tersebut ternyata mantan Zay yang diam-diam melakukan hubungan intim meski Zay sudah berpacaran dengan Raka.

"Saya kan orang kesehatan ya mas, jadi saya paham kalau berganti-ganti pasangan itu berbahaya," tuturnya.

Raka akhirnya memutuskan untuk menyudahi hubungannya dengan Zay. Dia menutup pintu hatinya rapat-rapat untuk Zay meski dengan konsekuensi dirinya tidak memiliki teman lagi. Setelah 2 tahun menjalani rutinitas yang menjemukan, Raka kemudian berteman dengan Sam (29) yang juga dia kenal dari BBM.

Tak berbeda dengan teman sebelumnya, Sam rupanya juga menaruh hati kepada Raka. Kini, Raka resah karena Sam terus-menerus memaksanya untuk bertemu. Raka takut hubungan terlarang sebelumnya bakal terjadi kembali.

"Saya takut mas kalau harus jatuh cinta lagi, pacaran lalu putus," ungkapnya.

Dilema Raka semakin bertambah mengingat 2 tahun lagi, dia dan pacarnya berencana akan melangsungkan pernikahan. "Bagaimana ya mas? Haruskah saya menerima ajakan dia untuk bertemu?"

Cerita ini disampaikan oleh Raka melalui telepon bebas pulsa Brilio di nomor 0-800-1-555-999. Semua orang punya cerita. Ya, siapapun termasuk kamu punya kisah tersembunyi baik cerita sukses, lucu, sedih, inspiratif, misteri, petualangan menyaksikan keindahan alam, ketidakberuntungan, atau perjuangan hidup yang selama ini hanya kamu simpan sendiri. Kamu tentu juga punya cerita menarik untuk dibagikan kepada kami. Telepon kami, bagikan ceritamu!





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    47%

  • Ngakak!

    20%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    20%

  • Love

    13%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more