Brilio.net - Sebuah maskapai penerbangan syariah pertama diluncurkan di Malaysia. Rayani Air, perusahaan maskapai syariah pertama ini, ditandai dengan penerbangan perdana dari Langkawi pada Minggu (20/12) lalu.

Rayani Air yang merupakan maskapai full service seperti maskapai Malaysia Airlines, hanya melayani makanan dan minuman yang benar-benar halal dan melarang mengonsumsi minuman beralkohol, sesuai dengan hukum Syariah. Dress code untuk awak kabin juga mencerminkan pedoman Syariah, awak kabin wanita dan muslim harus menggunakan jilbab, sementara awak kabin non-muslim harus berpakaian lebih sopan. Selain itu, sebelum pesawat melakukan lepas landas penumpang akan dibimbing dengan pembacaan doa.

"Kami adalah maskapai penerbangan Malaysia pertama yang mengedepankan pelayanan syariah menjadi pedoman dari otoritas yang relevan. Kami bangga dengan layanan ini," kata Jaafar Zamhari, direktur perusahaan maskapai, seperti dilansir brilio.net dari Daily Mail, Selasa (22/12).

Malaysia miliki maskapai penerbangan syariah pertama di dunia, keren!

Jaafar menambahkan aspek layanan syariah akan disempurnakan seiring berjalannya waktu, menggunakan Bahasa Arab untuk berbagai aturan Islam.

Loading...

Namun, menurut laporan dari Bloomberg, sudah ada operator maskapai syariah lain yang beroperasi di seluruh dunia. Salah satunya Firnas Airways, sebuah perusahaan maskapai yang berbasis di Inggris menawarkan penerbangan dengan pelayanan yang sama pada tahun depan. Dengan layanan maskapai berkonsep syariah ini, maka semua produk dari non-halal, seperti daging babi dan semua produk turunannya, alkohol dan makanan yang tidak sesuai syariah tidak akan masuk dalam daftar menu.

Malaysia miliki maskapai penerbangan syariah pertama di dunia, keren!

Standar halal layanan maskapai ini juga berlaku pada produk kosmetik yang dijual dan mungkin menggunakan bahan non-halal. Hadirnya maskapai syariah di Malaysia ini menjawab kebutuhan mayoritas Muslim Malaysia yang masih memegang prinsip syariah secara baik dan kelompok ekonomi kelas menengah Malaysia yang mayoritas Muslim. Menurut Jaafar, sebagai permulaan, Rayani Air akan terbang ke Langkawi, Kuala Lumpur, Kota Bharu, Kuching, dan Kota Kinabalu.