Brilio.net - Anak muda masa kini makin kreatif mengolah segala macam barang menjadi mainan. Salah satunya adalah paper toys, salah satu permainan yang terbuat dari kertas yang saat ini banyak digemari oleh anak muda. Paper toys bukan sembarang mainan. Butuh ketelitian dan kesabaran tersendiri dalam menyusunnya meski mengikuti pola yang ada.

Ganes Noviandra, adalah salah satu anak muda yang menekuni pembuatan paper toys. Ketertarikan pria asal Surakarta ini kepada paper toys bermula pada tahun 2009 tepatnya saat masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA).  Ganes memerhatikan beberapa tulisan di majalah yang membahas tentang mainan yang terbuat dari kertas.

Hal itulah yang membuat dirinya kemudian membuat sendiri mainan dari kertas itu dengan menggunakan corel draw. Ya, saat itu Ganes Noviandra memang cukup menguasai penggunaan corel draw.

"Karena jujur saya dulu akhirnya suka dengan paper toys karena jarang ada rezeki untuk beli mainan plastik, makanya saya bikin dari kertas," ujar Ganes Noviandra kepada brilio.net, Selasa (8/9).

Semula Ganes hanya menyalurkan ketertarikan terhadap mainan dari kertas namun makin banyak yang menyukai mainan buatannya. Pada 2011 dia dan rekan-rekannya berhasil membuat diorama yang terbuat dari paper toys.

Untuk mengasah hobinya itu  Ganes bergabung dengan komunitas PeRI (Paper Replika Indonesia) Yogyakarta, komunitas yang mewadahi anak muda yang menyukai desain khususnya paper craft.

Bukan hanya tambah ilmu, Ganes juga bisa menjual karyanya ketika ada pameran tertentu yang diikuti oleh PeRI Jogja."Sekaligus menjadi peluang misal ada orang yang mau memesan desain khusus," jelas Ganes.

Diakui Ganes Noviandra, keunikan dari paper toys itu adalah suatu karya seni yang murah dan bisa diperbanyak serta menjadi alternatif replika model. Selain itu untuk menekuni membuat paper toys juga membutuhkan disiplin dan ketekunan tersendiri sebab membutuhkan waktu yang cukup lama.

Sampai hari ini Ganes telah berhasil membuat 100 karya paper toys mulai dari yang sederhana hingga yang rumit. Biasanya desain yang dibuatnya berupa mainan robot Jepang seperti gundam dan beberapa desain asli miliknya.

Sayangnya masih ada orang yang meremehkan mainan tersebut lantaran hanya terbuat dari kertas."Saya nggak cuma buat paper toys tapi juga berupa mengedukasi orang-orang tentang kertas dan akhirnya ketika mereka tahu betapa menariknya maka mereka akan ikut mencoba," lanjut Ganes.

Ganes punya taktik untuk mengedukasi masyarakat yang masih meremehkan paper toys. Caranya dengan membuat karya paper toys yang detail dan sama persis seperti mainan plastik yang ada. Ganes juga memajang karyanya di berbagai pameran agar makin banyak orang tahu bahwa membuat replika dari kertas adalah sesuatu yang bisa dilakukan. Bahkan tidak kalah bagus dari mainan yang terbuat dari plastik.
 
"Harapannya pengen bikin yang lebih besar lagi dan bisa menjangkau perusahaan untuk bisnis, misalnya membuat pintu masuk bandara atau maket kota masa depan yang luasnya 5 m x 5 m," tandas Ganes.