Brilio.net - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pada Jumat (26/2), menunjukkan hasil kerja di masa kepemimpinannya. Jokowi menampilkan 3 foto keadaan jembatan sebelum dan sesudah direnovasi yang merupakan bagian dari 10 jembatan yang sudah diperbaiki di Banten.

Kesepulih jembatan itu adalah Jembatan Kolelet, Ranca Wiru, Leuwi Loa, Cisimeut, Cigeulis, Cidikit, Cicariu, Bojong Apus, Cihambali dan Cidadap. Jokowi mengaku meski proyek infrastruktur tersebut bukan proyek besar, jembatan-jembatan tersebut sangat berguna bagi banyak masyarakat.

"Meskipun proyek kecil, tapi jembatan-jembatan tersebut akan sangat berguna bagi anak-anak sekolah dan petani yang membawa hasil panennya ke pasar untuk dijual," tulis Jokowi di akun facebooknya.

Jembatan sebelum dan sesudah pembangunan

Foto jembatan diunggah Presiden Jokowi ini bikin heboh, kenapa ya?

Loading...

Foto jembatan diunggah Presiden Jokowi ini bikin heboh, kenapa ya?

Foto jembatan diunggah Presiden Jokowi ini bikin heboh, kenapa ya?

Foto unggahan ini pun mendapat beragam komentar positif dari masyarakat. Hingga saat ini setidaknya sudah ada 7.706 shares dan 53.000 like dari pengguna media sosial.

"Terima kasih Pak. Meskipun saya bukan warga Banten,tapi saya ngerti kerinduan masyarakat sana mengenai akses yang lebih mudah melalui jembatan gantung tersebut," ujar akun Jos Hahns.

"Kampung saya kebetulan di Desa Kolelet, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah, rakyat di sana sudah bertahun-tahun mengajukan pembuatan jembatan untuk menghubungkan jalan di Kolelet ke Kecamatan Catang, karena di Catang ada akses stasiun kereta api. Sebelum ada jembatan orang di sana mesti memutar puluhan kilometer melewati bendungan Pamarayan untuk mencapai Kecamatan Catang jikalau mesti naik getek mesti bayar dan kapasitas angkutnya terbatas. Dengan adanya jembatan ini masyarakat di sana merasakan sekali fungsinya nggak perlu jauh mutar dan kegiatan ekonomi bisa meningkat. Sekali lagi atas nama masyarakat Kolelet, jambu dan catang kami mengucapkan terima kasih," ucap Hasan Basri ikut berkomentar.