×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Atlet paralayang terbaik dunia, dulu takut ketinggian kini ketagihan

View Image

0

BRILIO » News

Atlet paralayang terbaik dunia, dulu takut ketinggian kini ketagihan

"Ayah yang pertama kali sangat mendorong saya menjadi atlet paralayang, saya tidak pernah menyangka juga jika hasilnya bisa sebaik saat ini."

18 / 07 / 2015

Brilio.net - Liz Andriana melanjutkan tren membanggakan atlet-atlet Indonesia dalam olahraga paralayang dunia. Wanita asal Kutai Barat ini memegang rekor juara dunia tiga tahun berturut-turut (2012-2014), meneruskan prestasi serupa atlet wanita Indonesia lainnya, Ifa Kurniawati (2010) dan Milawati Sirin (2011).

Meski telah memiliki 3 orang putri, hal itu tidak menyurutkan semangat Liz untuk terus berprestasi. Liz mengaku, awal mulanya Lis tidak berniat untuk menjadi atlet paralayang. Dia terpaksa untuk menggeluti olahraga ini. Pada tahun 2006, Lis menjadi wakil dari Kalimantan Timur untuk berlomba dalam Pekan Olahraga Nasional (PON). Kecintaannya terhadap daerah asalnya membuatkannya tidak dapat menolak.

Atlet paralayang terbaik dunia, dulu takut ketinggian kini ketagihan

"Ya, karena Kutai Barat waktu itu tidak memiliki atlet paralayang, maka kemudian ayah saya mengutus saya untuk latihan paralayang di Malang, Jawa Timur untuk berlatih menjadi atlet paralayang," jelasnya kepada brilio.net di Yogyakarta, Minggu (15/3).

Liz yang sebenarnya takut dengan ketinggian, mau tidak mau harus melawan rasa itu demi daerahnya dan sang ayah yang sangat mendukungnya. Dia berusaha keras, bahkan sering latihan dari pagi hingga petang. "Ayah yang pertama kali yang sangat mendorong saya menjadi atlet paralayang, saya tidak pernah menyangka juga jika hasilnya bisa sebaik saat ini," ujar dia.

Loading...

Prestasi yang kini diraihnya tentu tidak instan. Awal mula mengikuti pelatihan paralayang, dia mengikuti berlatih selama 7 hari tanpa libur. Bahkan dia dapat melakukan penerbangan 10-12 kali, artinya dia juga harus mendaki bukit sebanyak itu pula dengan menggendong ransel yang beratnya sampai 25 kg. "Awalnya saya terpaksa menekuni olahraga ini, namun akhirnya saya ketagihan. Terbang dan melihat bumi dari udara ternyata sangat menyenangkan dan dapat menghilangkan stres," kenangnya saat ditemui di rangkaian acara Jogja Air Show 2015.

BACA JUGA:

Hebatnya Liz, atlet paralayang wanita Indonesia 3 kali terbaik dunia

Gadis ini rela tinggalkan dunia fashion show demi pertahankan hijab

Perempuan ini tetap pede berhijab di kompetisi masak Amerika, salut!

Ladies perlu tahu, perbedaan hijab, niqab, burka juga khimar

Tinggalkan fashion show, Nitta yang berhijab kini jadi guru honorer





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    33%

  • Ngakak!

    33%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    33%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more