Brilio.net - Agar komponen kendaraan bermotor tetap awet dan tahan lama, perawatan secara berkala memang perlu dilakukan. Namun, para pengguna kendaraan bermotor seringkali mengabaikan perawatan kendaraan mereka.

Alhasil, komponen kendaraan seperti rantai motor akan mudah rusak karena kurangnya pelumasan secara rutin.

Melihat kondisi tersebut, lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang terdiri dari  Saiful Afandi, Azis Fajar, Anindar Naufal, Bagas Eko, dan Firda Auliya mengembangkan suatu alat yang mampu melakukan fungsi pelumasan rantai kendaraan secara otomatis. Inovasi mereka tersebut bernama Automatic Chain Lubrication (Acilator).

Penggunaan alat ini terbilang sederhana. Alat yang dilengkapi microcontroller dan bluetooth tersebut cukup dipasang di spoket roda belakang sepeda motor. Acilator kemudian diintregrasikan dengan software Acilator di smartphone Android. Dengan begitu, Acilator bisa bekerja dalam melakukan pelumasan secara berkala dengan standar yang telah ditetapkan dan dapat diatur ulang.

Untuk saat ini, menurut Azis Fajar, sistem kontrol utama berada di alatnya. Sedangkan dari smartphone hanya mengirimkan konfigurasi untuk cuaca serta pengoperasian secara manual.

Loading...

"Untuk ke depannya mungkin bisa dikembangkan lagi pembuatan histori pemakaian, kebutuhan rantai akan oli serta peringatan untuk penggantian rantai apabila sudah mulai rusak," kata Azis saat dihubungi brilio.net, Selasa (30/6).

Sementara itu, Saiful Afandi mengungkapkan pemasangan Acilator dapat memperpanjang masa pakai rantai motor. Selain itu, Acilator bisa diatur berdasarkan kebutuhan pengguna dan disesuaikan dengan keinginan.

Setelah melakukan sejumlah uji coba, hasilnya pun cukup memuaskan. Acilator dapat diatur dalam dua mode: manual dan otomatis. Selain untuk pelumas rantai kendaraan bermotor, Saiful dan timnya berharap Acilator bisa dikembangkan sebagai pelumas otomatis pada rantai mobil, lift, eskalator, conveyor, backhoe dan lainnya.

"Termasuk juga rantai alat yang susah untuk dilakukan pelumasan manual karena perlu keahlian khusus untuk membongkar dan membutuhkan biaya besar untuk proses perawatan,” pungkas Saiful.

Berikut foto-foto karya mereka

Acilator, pelumas rantai otomatis karya mahasiswa UGM

Acilator, pelumas rantai otomatis karya mahasiswa UGM

Acilator, pelumas rantai otomatis karya mahasiswa UGM

Acilator, pelumas rantai otomatis karya mahasiswa UGM