Brilio.net - Musisi, penulis lagu, dan produser musik pemenang 6 Grammy Awards, Finneas Baird O'Connell, belum lama ini merilis single beserta video musik lagu What They’ll Say About Us. Lagu ini dibuat Finneas saat Los Angeles, kota tempat tinggalnya menerapkan lockdown akibat pandemi Covid-19. Lagu ini bercerita tentang kekuatan dan hubungan antarmanusia saat dihadapkan berbagai tantangan dalam hidup. Lagu ini pun sangat sarat makna dan emosional.

Lagu ini ia tulis pada Juni lalu, sehari setelah mengikuti aksi demonstrasi menentang tindakan rasisme dan ketidakadilan. Setelah itu, ia juga menemani Amanda Kloots, aktris penari ketika menunggu suaminya Nick Cordero yang sedang dalam kondisi koma di ICU karena COVID-19.

Saat itu, Finneas membayangkan perasaan Kloots yang berharap suaminya segera bangun. Hal itu membuat Finneas memikirkan jutaan orang di seluruh dunia yang sedang melalui hal serupa bersama orang-orang tercinta mereka.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

“Bertarung dengan virus ini, sebagian akan memenangkan pertarungan dan sembuh. Namun yang menyedihkan sebagian lagi tidak. Lagu ini pun didedikasikan untuk kita semua yang sedang melalui masa-masa sulit ini. Aku harap lagu ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka yang membutuhkannya,” ujar Finneas dalam keterangan resmi yang diterima Brilio.net, Rabu (9/9/2020).

Finneas selama ini dikenal sebagai musisi berbakat yang melahirkan banyak karya. Tak sedikit karya-karya itu dinyanyikan musisi lain. Berikut empat fakta Finneas, musisi serba bisa dengan segudang prestasi.

1. Musisi multitalenta

Finneas © 2020 brilio.net

Single What They’ll Say About Us menjadi rilisan terbaru Finneas setelah edisi deluxe EP (mini album) debut-nya Blood Harmony yang disambut hangat para kritikus musik. Ditulis dan diproduseri saat usianya menginjak 23 tahun, mini album berisikan delapan lagu tersebut membuktikan kepiawaiannya sebagai penulis lagu, produser, dan seorang story teller.

Tujuh lagu dari tracklist versi pertama EP-nya serta lagu hit Break My Heart Again dan versi terbaru dari lagu Let’s Fall In Love For The Night, dan (1964) mewarnai versi deluxe Blood Harmony. Finneas juga meluncurkan video musik untuk lagu What They’ll Say About Us. Menariknya, video musik yang disutradarai Sam Bennett ini direkam hanya dengan one-take.

2. Raih 6 Grammy Awards

Finneas © 2020 brilio.netInstagram/@finneas

Sebagai musisi, prestasi Finneas bisa dibilang cukup moncer. Pada gelaran MTV Video Music Awards (VMAs) 2020 beberapa waktu lalu, ia mendapatkan nominasi untuk Best Alternative Video. Pada Januari tahun ini, Finneas menyabet 6 Grammy Awards untuk kategori Producer of the Year, Non Classical dan Best Engineered Album, Non Classical serta Record of the Year, Album of the Year, dan Song of the Year bersama adiknya Billie Eilish untuk album debut perdana Billie, When We All Fall A Sleep, Where Do We Go? dan singel bad guy. Ia bersama Billie juga tampil di gelaran Academy Awards ke-92. Saat itu mereka membawakan lagu Yesterday milik The Beatles di segmen In Memoriam.

3. Soundtrack film James Bond

Finneas © 2020 brilio.net

Instagram/@finneas

Melengkapi daftar panjang prestasinya, karyanya juga menjadi theme song dan title track untuk film terbaru James Bond, No Time To Die, yang ia produseri bersama Stephen Lipson dan ditulis bersama adiknya Billie Eilish. Lagu tersebut memiliki aransemen orkestra yang digarap komposer legendaris Hans Zimmer dan Matt Dunkley, serta permainan gitar Johnny Marr. No Time To Die dibawakan perdana bersama Zimmer dan Marr pada malam penganugerahan BRIT Awards 2020 di London.

4. Karyanya dinyanyikan sejumlah musisi

Finneas © 2020 brilio.netInstagram/@finneas

Hasil karya Finneas juga dapat didengar pada lagu-lagu terbaru yang dirilis sejumlah musisi seperti Selena Gomez, JP Saxe dan Julia Michaels, Camila Cabello, Tove Lo, Trevor Daniel, Ben Platt, Bruno Major, Celesta, serta di single terbaru Billie Eilish my future yang ia tulis bersama adiknya itu.

(brl/red)