Brilio.net - Penelitian tentang perbedaan jender memang tidak ada habisnya untuk dikupas. Tidak hanya pada masa pubertas, cowok dan cewek berbeda dalam berbagai bidang. Dalam bidang bisnis atau pekerjaan, cowok dan cewek ternyata memiliki perilaku yang berbeda. Studi terbaru dari Universitas Leicester, Inggris menyebutkan bahwa cowok lebih terpengaruh oleh tujuan dalam mencapai traget, sebagaimana dikutip brilio.net dari Economics Letters, Jumat (10/7).

Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa PhD, Samuel Smither, menyebutkan bahwa cowok lebih termotivasi untuk mencapai target dibandingkan cewek ketika ada tujuan yang jelas. Sebaliknya, tanpa tujuan pun cewek ternyata dalam melakukan tugas dengan baik dibandingkan dengan kaum Adam.

Tujuan dari riset ini adalah untuk mengetahui kadar motivasi seseorang berdasarkan jender. Penelitian ini melibatkan 109 responden yang terbagi ke dalam tiga kelompok. Grup pertama merupakan grup kontrol dengan orang-orang tanpa tujuan. Sedangkan kelompok kedua merupakan kumpulan orang dengan tujuan yang umum. Yang terakhir merupakan kelompok dengan tujuan yang lebih spesifik.

Tugas setiap peserta adalah menjumlahkan rangkaian angka dalam durasi tertentu. Orang-orang dengan tujuan menujukkan performa lebih bagus dan gampang untuk fokus. Selain itu, tujuan ternyata bisa membantu meningkatkan usaha dalam menjawab tugas. Meskipun begitu, ada perbedaan pengaruh antara cowok dan cewek.

Samuel berharap bahwa perbedaan perilaku ini di bidang bisnis bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kebijakan dalam sebuah perusahaan. Selain itu, penelitian ini juga memperkaya hasil riset sebelumnya yang tidak hanya fokus di area psikologi.

Loading...

BACA JUGA:

Gambar sosok misterius bikin gamer COC pensiun, nyatakah gambar itu?

Nggak melulu tentang perang, kisah cinta ala COC ini bikin mewek

Game buatan mahasiswa UM ini ajak kamu peduli keselamatan lalu lintas

Bukan sembarang aplikasi game, ini sekaligus sarana terapi anak autis

Dreadout, game horor buatan anak Indonesia yang diakui dunia

Main video game berlebihan bisa meningkatkan risiko alzheimer