Brilio.net - Apa pun nama jenis sayuran ini di daerahmu, kamu perlu tahu khasiatnya. Bawang prei ini sering  digunakan sebagai campuran olahan beragam makanan. Kamu menemuinya di isian martabak telor, taburan nasi goreng, sayur sop, dan masih banyak lagi. Bukan sekadar pelengkap atau penghias, bawang prei ini juga membuat hidagan tambah sedap dan nikmat.

Nah, sekarang giliran kamu tahu manfaat kesehatan bawang prei, sebagaimana dikutip brilio.net dari Trendingpost, Kamis (17/3). Yuk, cek!

1. Kaya antioksidan dan vitamin

Daun bawang prei mengandung vitamin A dan K, beserta sejumlah asam sehat seperti folat, niacin, riboflavin, magnesium, dan tiamin. Vitamin B dalam daun bawang dapat menjaga kesehatan jantung karena bisa menjaga keseimbangan kadar homosistein. Perlu kamu ketahui, peningkatan kadar homosistein berhubungan dengan penyakit jantung, pembekuan darah, dan stroke.

Selain itu, daun bawang prei juga merupakan sumber antioksidan. Kandungan polifenol total atau total polyphenol content (TPC) dalam bawang prei sebesar 33 miligram per 100 gram bagian yang dapat dimakan dalam kondisi segar.

Loading...

2. Menjaga kesehatan jantung

Daun bawang prei mengandung kaempferol flavonoid yang terbukti melindungi lapisan pembuluh darah dari kerusakan, termasuk kerusakan oleh molekul oksigen yang terlalu reaktif.

Ada konsentrasi penting dari vitamin folat B yang terkandung dalam daun bawang prei, yakni 5-methyltetrahydrofolate atau 5 MTHF. Bentuk bioaktif ini terkandung di seluruh bagian daun bawang prei. Selain itu, daun bawang prei merupakan sumber baik dari antioksidan polifenol yang melindungi pembuluh darah dan sel-sel darah dari kerusakan oksidatif.

3. Rendah kalori

Bagi kamu yang ingin mengurangi karbohidrat, bisa memilih meningkatkan konsumsi daun bawang prei. Seratus gram daun bawang prei setara dengan 61 kalori saja, lho. Daun bawah prei juga kaya serat larut dan nggak larut. Singkat kata, ususmu akan enteng dalam menjalankan fungsinya dan metabolisme tubuhmu terjaga kesehatannya.

4. Kaya zat besi dan folat

Kamu bisa mendapatkan sebanyak 14,2% folat harian di daun bawang prei. Selain itu, kamu juga bisa memperoleh asupan zat besi harian sebanyak sepersepuluh dari kebutuhan zat besi harian ini dalam satu cangkir daun bawang prei (sekitar 80 gram). Kedua mineral ini diperlukan sel darah merah untuk sehat serta mendukung produksi sel sehat dan fungsi saraf. Bagi kamu yang menderita kelelahan, harus mencoba menambahkan daun bawang prei dalam makananmu.

5. Anti-inflamasi dan anti-septik

Karena daun bawang prei mengandung sifat anti-inflamasi dan anti-septik, maka jus daun bawang prei dapat digunakan sebagai obat artritis, asam urat, dan peradangan pada saluran kemih.

6. Mengatasi kolesterol tinggi

Daun bawang prei mengandung sifat anti-kolesterol dan anti-aterosklerosis. Ini membantu mengurangi penyerapan kolesterol dari usus, sebagaimana oksidasi Low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol 'jahat' dalam darah, sehingga mencegah terjadinya awal pembentukan plak aterosklerotik. Aterosklerotik adalah suatu proses penebalan dan pengerasan dinding pembuluh darah arteri berukuran sedang dan besar yang berlangsung secara progresif sebagai akibat dari timbunan lemak (plak) pada lapisan dalam pembuluh darah. Kondisi ini dapat membatasi atau menghambat aliran darah, sebagaimana dikutip dari JEVUSKA, Kamis (17/3).

7. Menyehatkan sistem saraf

Kandungan magnesium, fosfor, dan asam folat dalam bawang prei sangat penting untuk kesehatan sistem saraf. Mineral ini meningkatkan konsentrasi, memori, dan kemampuan otak memproses informasi.

8. Pembersihan

Maksudnya apa? Daun bawang prei ini kalau dibikin jus, dan kamu minum, bisa menghilangkan racun dalam tubuhmu. Jus daun bawang prei bisa membersihkan usus besar, guys.

9. Mengandung Lutein dan Zeaxanthin

Lutein dan Zeaxanthin adalah senyawa yang sehat bagi mata. Daun bawang prei kaya akan senyawa ini. Lutein dan Zeaxanthin bisa melindungi jaringan mata dari kerusakan oksidatif (oksidasi berbahaya dari membran DNA dan sel), dengan menyaring sinar cahaya berbahaya saat memasuki mata. Kedua senyawa ini juga bisa melindungi mata dari katarak.