Brilio.net - Pertumbuhan dan perkembangan pada 2 tahun pertama merupakan periode emas yang dapat memengaruhi kualitas hidup anak di masa depan. Karena itu anak butuh nutrisi yang cukup dan berkualitas untuk mengoptimalkan proses tumbuh kembangnya. Artinya, sangat penting untuk menjaga proses tumbuh kembang anak sejak dini agar terhindar dari masalah gizi (malnutrisi).

“Malnutrisi atau gangguan gizi bisa berupa kelebihan, kekurangan gizi dan kekurangan zat gizi mikro, ini harus diwaspadai karena dapat menghambat tumbuh kembang anak. Seringkali terjadi kekurangan zat gizi mikro dan ini tidak disadari para orang tua, sehingga dikenal sebagai hidden hunger, di mana anak tidak mendapat asupan vitamin dan mineral penting dalam jumlah cukup, seperti zat besi, zink, kalsium, vitamin A, B, C dan D,” jelas DR Dr Lanny Christine Gultom, SpA(K), dokter anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam acara webinar nasional bidan Indonesia yang diselenggarakan Indofood Nutrition bersama Klikdokter, Ikatan Bidan Indonesia dan BKKBN baru-baru ini.

Waspada hidden hunger pada anak © 2023 brilio.net

Ia menambahkan kekurangan zat gizi mikro dapat menyebabkan tumbuh kembang anak tidak optimal, anemia, kecerdasan menurun, anak mudah sakit, penyakit mata, stunting dan sebagainya. Kebutuhan zat gizi mikro dapat dipenuhi melalui Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) buatan rumah tangga (home-made) atau komersial.

Namun, pemenuhan zat gizi mikro dengan menggunakan MPASI buatan rumah tangga menjadi tantangan bagi para bunda. Sebab bunda harus jeli dalam pemilihan bahan makanan yang merupakan sumber zat gizi mikro yang dibutuhkan. Selain itu bunda juga mesti memerhatikan kemampuan bayi untuk menghabiskan makanan yang diberikan (akseptabilitas).

Ada banyak bahan makanan kaya nutrisi yang dapat diolah menjadi MPASI di antaranya hati ayam, hati sapi, daging sapi, wortel, ikan, telur dan kurma. “Kurma familiar ya di Indonesia dan mengandung banyak vitamin dan mineral seperti vitamin B kompleks yang diperlukan untuk pembentukan energi dan jaringan tubuh,” jelas dokter gizi dr. Putri Sakti, M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K. 

MPASI buatan rumah tentu saja menjadi pilihan terbaik. Namun bunda harus tahu cara mengolahnya sehingga asupan vitamin dan mineralnya tidak berkurang. Bunda juga harus memahami bahwa untuk memenuhi kebutuhan gizi harian bayi dibutuhkan makanan dalam jumlah yang relatif banyak. “Guna memperkaya asupan nutrisi bayi, ibu dapat memadukan MPASI buatan sendiri di rumah dengan MPASI fortifikasi,” jelasnya.  

Waspada hidden hunger pada anak © 2023 brilio.net (Foto: Freepik.com/@cookie-studio)

Nah saat ini MPASI fortifikasi bisa dengan mudah didapatkan di pasaran. Sebut saja SUN–MPASI fortifikasi produksi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk yang kini menghadirkan bubur bayi dengan varian rasa baru kurma dan susu.

“Selain rasanya yang enak, SUN bubur kurma dan susu mengandung nutrisi lengkap esenutri yang dibutuhkan anak, seperti Protein, Omega 3 & 6, Zat Besi, Zink, 11 Vitamin termasuk Vitamin B Kompleks dan 6 Mineral,” ujar Sri Lestari selaku Brand Manager SUN.

Nah bunda, mulai sekarang yuk penuhi kebutuhan nutrisi si buah hati agar terhindar dari hidden hunger.

(brl/red)