Brilio.net - Sakit kepala kerap menyerang siapa saja tanpa kenal waktu. Ada yang tak perlu berobat sudah lenyap dengan sendirinya. Namun ada yang serius dan membutuhkan penanganan pihak medis. Kamu perlu kenali ciri sakit kepala yang menyerang.

Berikut adalah beberapa jenis sakit kepala, seperti dikutip brilio.net dari Lifebuzz, Senin (20/2. Kamu perlu kenali agar mendapat penanganan yang tepat.

1. Migrain.

Sakit Kepala  © 2017 lifebuzz

Sejauh ini, migrain adalah sakit kepala yang paling kompleks. Keadaan neurologis yang disebabkan oleh reaksi berlebihan dalam otak, yang mana dapat mengganggu penglihatan, kepekaan, mual.

2. Tension.

Sakit Kepala  © 2017 lifebuzz

Tingkat stres yang tinggi dan kelelahan biasanya menjadi penyebabnya. Tekanan atau sesak di sekitar kepala merupakan cirinya.

3. Sinus.

Sakit Kepala  © 2017 lifebuzz

Sakit kepala ini menyebabkan rasa seperti ketika mengalami infeksi sinus. Nyeri mendalam dan terus menerus dalam tulang pipi, dahi, atau jembatan hidung. Gejalanya misal penyumbatan hidung, budek di telinga, demam tinggi, dan pembengkakan wajah. Gerakan kepala secara tiba-tiba dapat menyebabkan rasa sakit.

4. Cluster.

Sakit Kepala  © 2017 lifebuzz

Ini adalah yang paling menyakitkan daripada yang lain. Kemunculannya tanpa ditandai peringatan lebih dulu. Menghasilkan sensasi terbakar dan menusuk di kepala. Penderitanya mengalami cemas dan gelisah. Orang merasa lebih baik mondar-mandir daripada berbaring ketika terserang sakit kepala ini.

5. Hormonal.

Sakit Kepala  © 2017 lifebuzz

Kerap menyerang wanita yang mengalami perubahan hormon tubuh, terutama ketika siklus menstruasi, kehamilan, dan menopause. Konsumsi pil KB mendorong perubahan hormon yang juga menyebabkan sakit kepala jenis ini.

6. Mixed Tension.

Sakit Kepala  © 2017 lifebuzz

Juga dikenal sebagai transformed migrain. Yaitu kombinasi dari sakit kepala jenis tension dan migrain. Wanita punya kecenderungan lebih sering diserang ketimbang laki-laki. Sesekali anak-anak juga bisa terserang. Cirinya adalah sakit kepala di awal, diikuti rasa sesak napas.

7. Akut.

Sakit Kepala  © 2017 lifebuzz

Paling sering menyerang anak-anak. Cirinya sakit tiba-tiba di kepala dan lenyap perlahan dalam waktu relatif singkat. Tidak ada gejala neurologis. Infeksi sinus atau pernapasan menjadi alasan utama sakit kepala ini. Berobat ke dokter anak sudah dapat menyembuhkan.

8. Chronic Progressive.

Sakit Kepala  © 2017 lifebuzz

Dikenal pula dengan nama traksi (penarikan) atau inflamasi (bengkak/nyeri). Ini paling jarang terjadi. Serangan sakit kepala hanya berlangsung beberapa waktu. Penyebab utamanya adalah penyakit yang tak diobati atau kelainan otak.