Brilio.net - Deddy Corbuzier masih menjadi perhatian publik setelah menjadi mualaf. Pria kelahiran Jakarta 42 tahun lalu ini resmi memeluk agama Islam setelah mengucapkan kalimat syahadat pada Jumat (21/6) di Masjid Al Mbejaji Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta.

Kabar Deddy Corbuzier yang menjadi mualaf ini ternyata menimbulkan rasa penasaran banyak orang tentang hal-hal yang berkaitan tentang kewajiban seorang muslim. Salah satunya adalah perihal dirinya yang sudah disunat atau belum.

Pertanyaan ini diterima Deddy Corbuzier saat ia melakukan konferensi pers sesaat setelah mengikrarkan kalimat syahadat. Pada kesempatan itu, mantan suami Kalina Oktarani ini menanggapinya dengan santai dan justru melontarkan jawaban kocak.

"Kok pengin tahu banget, ada apa? Kalau wanita yang tanya, normal. Kalau saya jawab pertanyaan, 'Sudah disunat belum?' Kalau belum, Anda mengharapkan saya memiliki hubungan apa dengan Anda?" ungkap Deddy, dalam konferensi pers tersebut dikutip dari liputan6.com.

"Kalau itu kan, saya bilang iya, saya bilang enggak, saya enggak bisa buktiin. Mau lihat, mas?" tambahnya.

Loading...

Berkaitan dengan hal tersebut, kali ini brilio.net sudah merangkum beberapa fakta dan risiko yang bisa menimpa seseorang jika melakukan sunat saat dewasa, Sabtu (22/6).

1. Membutuhkan waktu pemotongan dan pemulihan lebih lama.

sunat usia tua © 2019 Istimewa

foto: netdoctor.co.uk

Proses sunat dilakukan dengan penghapusan kulup yang menutupi kepala penis. Sunat saat dewasa memang cukup jarang dilakukan dibanding saat masih anak-anak.

Selain itu, sunat saat sudah dewasa biasanya memakan waktu proses pemotongan dan pemulihan yang lebih lama. Melakukan sunat saat masih kecil hanya membutuhkan waktu sekitar 5-10 menit, sedangkan sunat saat dewasa bisa mencapai waktu selama 1 jam. Waktu penyembuhannya pun rata-rata bisa memakan waktu dua sampai tiga minggu tergantung kondisi penis.

2. Direkomendasikan untuk melakukan sunat saat dewasa jika memiliki beberapa kelainan.

sunat usia tua © 2019 Istimewa

foto: ezkool.com

Meski jarang dilakukan, sunat saat usia dewasa bisa menjadi prosedur yang direkomendasikan atau harus dilakukan jika memiliki kelainan pada penis. Adapun kondisi yang dianjurkan untuk sunat antara lain, fimosis yang merupakan keadaan ketika kulup penis terlalu ketat sehingga tidak bisa ditarik kembali ke atas penis. Kemudian kondisi kulup terjebak di belakang kepala penis dan tidak dapat ditarik kembali ke posisi normal atau yang biasa disebut parafimosis.

Kelainan lainnya yang juga membuat sunat dewasa direkomendasikan untuk dilakukan adalah balanitis, yaitu pembengkakan dan rasa nyeri atau iritasi kulit pada kepala penis.

3. Prosedur sunat saat dewasa terbilang aman, namun memiliki risiko lebih tinggi.

sunat usia tua © 2019 Istimewa

foto: coconuts.co

Sunat dewasa biasanya termasuk prosedur yang aman dan risiko mengalami komplikasi sangat rendah. Meski begitu, risiko sunat saat dewasa akan tetap lebih tinggi dibandingkan dengan sunat saat anak-anak.

Biasanya risiko sunat saat dewasa akan melibatkan pada kerusakan jaringan dan bahkan pada beberapa kondisi dapat memberi trauma secara psikologis.

4. Pendarahan dan infeksi jadi masalah paling umum.

sunat usia tua © 2019 Istimewa

foto: merdeka.com

Terlepas dari pembengkakan awal, yang menjadi masalah paling umum jika melakukan sunat saat dewasa adalah pendarahan dan infeksi. Risiko ini mungkin dapat terjadi sekitar 1 dari 50 orang.

Selain itu, para prosedur sunat dewasa, seseorang juga mungkin mengalami nyeri panggul dan mati rasa di bagian penis. Jahitan atau perekat dapat robek dan sayatan bedah juga bisa terbuka kembali jika selama masa pemulihan, penis mengalami ereksi sebelum kondisi benar-benar pulih.

5. Bisa mempengaruhi saat buang air kecil dan berhubungan seksual.

sunat usia tua © 2019 Istimewa

foto: liputan6.com

Seperti sudah disebutkan sebelumnya jika sunat dewasa termasuk prosedur yang aman. Namun demikian selalu ada risiko dengan prosedur ini. Di antaranya dapat mempengaruhi saat buang air kecil dan berhubungan seksual.

Hal ini terjadi karena biasanya bagian penis, prostat, saluran kemih lain, pembuluh darah atau saraf mungkin bisa terluka selama melakukan prosedur sunat dewasa. Dalam masa pemulihan, buang air kecil juga mungkin akan terasa menyakitkan selama beberapa hari hingga beberapa minggu.

6. Ada kemungkinan untuk melakukan operasi lain.

sunat usia tua © 2019 Istimewa

foto: thehealthsite.com

Risiko terakhir yang mungkin dapat terjadi saat sunat dewasa adalah kondisi kulup yang tidak terpotong sempurna, bisa terlalu pendek atau terlalu panjang. Sehingga kemungkinan harus melakukan operasi lain untuk mengangkat beberapa kulit yang tersisa di sekitar kepala penis.