Brilio.net - Saat kamu berencana berlibur, pasti banyak hal yang harus dipersiapkan jauh-jauh hari, seperti tujuan destinasi, pemesanana tiket dan penginapan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani mengatakan tren wisatawan memilih hotel sudah sangat beragam. Tak lagi hanya hotel yang biasanya ada, tapi lebih mencari pengalaman.

"Sekarang ini sudah banyak desa wisata yang diperkenalkan oleh pemerintah daerah setempat. Desa wisata seperti itu menjadi daya tarik wisatawan. Saya lihat trennya lebih ke arah sana," katanya di acara Traveloka Hotel Awards 2018 di Jakarta, Senin (15/10).

Perubahan tren wisatawan dalam memilih penginapan, kata Hariyadi, sudah terjadi sejak tiga tahun terakhir. Banyak penginapan menghadirkan konsep berbeda, seperti menginap di atas pohon, di atas tebing atau glamping yang saat ini sedang marak.

"Jadi wisatawan cari hotel enggak hanya hotel dan akomodasi tapi juga experience-nya," jelasnya.

Loading...

Sementara itu, GM Accomodations Traveloka, John Safenson, mengatakan analisis Traveloka rata-rata wisatawan melihat dari beberapa faktor, seperti star rating kemudian menyesuaikan harga dan kemudian menyesuaikan dengan budget.

"Selain itu, konsumen akan memilih hotel sesuai tujuan, liburan atau dinas. Dari situ mereka menentukan apakah hotel tersebut gampang diakses oleh tempat dinas atau tempat liburan. Hal-hal seperti itu yang diperhatikan para wisatawan," tutupnya.