Brilio.net - Bulan suci Ramadhan menjadi momen yang ditunggu-tunggu umat Islam. Kesempatan menunaikan ibadah puasa selama 30 hari ini jadi momen spesial setelah menunggu selama 11 bulan lamanya. Ramadhan juga dimanfaatkan untuk menggali amalan dari berbagai ibadah untuk mendapatkan berkah-Nya.

Suasana Ramadhan yang selama ini ramai dengan rangkaian kegiatan ibadah, terasa berbeda pada tahun ini. Virus corona yang mewabah di sejumlah negara terdampak membekukan sejumlah kegiatan, termasuk kegiatan rutin bulan Ramadhan.

Sebagian daerah menganjurkan untuk mengadakan sholat tarawih di rumah selama masa pandemi ini. Sejumlah kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan orang juga dilarang dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona.

Kondisi Kabah © 2020 brilio.net

foto: Twitter/@HaramainInfo

Loading...

Situasi ini tentu juga berpengaruh pada Kota Mekkah sebagai pusat ibadah dan ajaran agama Islam. Kota Mekkah, khususnya pada area Kabah di Masjidil Haram yang biasanya diserbu jutaan orang dari berbagai penjuru dunia, kini mendadak sepi.

Akibat virus corona, pemerintah Arab Saudi memberlakukan penutupan sementara pada Masjidil Haram. Tepatnya pada 5 Maret 2020 lalu, Masjidil Haram termasuk Kabah dan Masjid Nabawi dinyatakan ditutup, seperti dikutip dari Liputan6. Hal ini mengakibatkan lokasi tersebut tampak sangat berbeda dari Ramadhan pada tahun-tahun sebelumnya.

Di tengah pandemi virus corona, Kabah yang biasanya dipenuhi oleh desakan orang, kini berubah sepi. Terlihat dari akun Twitter @HaramainInfo, Kabah tampak sepi dari kunjungan para jamaah. Meskipun begitu, para petugas kebersihan tetap dikerahkan untuk membersihkan Masjidil Haram terutama pada area Kabah.

Kondisi Kabah © 2020 brilio.net

foto: Twitter/@HaramainInfo

Terlihat para petugas membersihkan seluruh bagian Kabah dengan sangat teliti. Setiap sudut kabah dibersihkan menggunakan berbagai peralatan. Walaupun sepi pengunjung, terlihat petugas yang begitu detail membersihkan hingga pada setiap ukiran ayat pada Kabah.

Tak hanya pada sisi dasar Kabah, untuk sisi atas para petugas menggunakan alat bantu untuk memastikan kebersihannya. Tidak ketinggalan pula Kiswah, kain penutup Kabah juga disterilkan untuk menjamin keamanannya. Diungkapkan dalam akun Haramain Info, para petugas ini tetap melaksanakan tanggung jawabnya dalam menjaga kesucian Kabah.

Kondisi Kabah © 2020 brilio.net

foto: Twitter/@HaramainInfo

Melihat kondisi Kabah yang begitu berbeda dengan situasi biasanya, membuat warganet ikut tersentuh. Banyak dari mereka yang berharap agar pandemi ini segera berakhir dan Muslim bisa beribadah seperti biasa. Mereka juga memberikan apresiasi kepada para petugas kebersihan yang tetap menjaga kesucian Kabah selama wabah Covid-19.