Brilio.net - Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 membuat banyak orang saling membantu memberikan dukungan terhadap tenaga medis. Mulai dari pemerintah hingga masyarakat bahu membahu memberikan apapun yang bisa mereka berikan.

Tak hanya orang dewasa saja yang memiliki kepedulian tinggi terhadap tim medis, namun juga seorang anak yang beru berusia 9 tahun. Ya, dialah Nur Afia Qistina Zamzuri. Bocah asal Malaysia ini tidak membuang waktunya untuk bermain layaknya anak seusianya.

Nur Afia justru mengambil alih untuk turut membantu ketika negaranya berada pada masa sulit seperti sekarang ini. Pelajar Sekolah Kebangsaan (SK) Kepis, Kuala Pilah itu memang mahir menjahit sejak usia 5 tahun.

bocah 9 tahun jahit baju pelindung diri tim medis Istimewa

Loading...

foto: borakdaily.com

Memahami kemampuannya itu, Nur Afia membantu untuk menjahitkan pakaian pelindung tim medis, untuk digunakan oleh seluruh tim medis rumah sakit Tuanku Ampuan Najihah (HTAN), Malaysia.

Tak sendiri, dibantu oleh ibunya Hasnah Hud, Nur Afia menjahit dengan sangat teliti dan ia mengerahkan semua kemampuannya.

Dilansir brilio.net dari borakdaily.com, Selasa (21/4), Hasnah Hud mengatakan anak sulungnya itu secara sukarela melakukan itu, setelah ia mengetahui bahwa tim medis corona menjadi garda terdepan dalam menangani kasus besar yang terjadi hampir di seluruh dunia itu.

bocah 9 tahun jahit baju pelindung diri tim medis Istimewa

foto: borakdaily.com

Hasnah juga menceritakan, sejak berusia 7 tahun Nur Afia sudah mulai menjahit dan menjual hasil jahitannya kepada penduduk setempat. Sekarang ia kerahkan kemampuannya untuk menjahit pakaian pelindung tim medis. Untuk satu baju, Nur Afia menghabiskan waktu selama satu jam. Kini ia sudah membuat 100 pakaian pelindung tim medis dan sudah diantar ke rumah sakit.

bocah 9 tahun jahit baju pelindung diri tim medis Istimewa

foto: borakdaily.com

Apa yang dilakukan Nur Afia tentunya cukup membanggakan dan bisa menjadi inspirasi bagi yang lain. Membantu dengan sepenuh jiwa di usianya yang masih belia, memang patut diacungkan jempol.