Brilio.net - Ramadan dan Idul Fitri selalu menjadi momen spesial bagi masyarakat Indonesia. Bukan cuma soal menjalankan ibadah puasa, saat mendekati lebaran, mereka kerap disibukkan dengan urusan ritual tahunan, mudik. Maklum deh, Idul Fitri selalu menjadi momen yang tepat untuk menyapa keluarga dan kerabat. Selain itu, banyak juga lho yang memanfaatkan lebaran untuk berlibur.

Di era digital seperti sekarang, selain mengabadikan momen spesial untuk diunggah di media sosial, arus berkomunikasi masyarakat juga diprediksi bakal meningkat drastis selama bulan suci ini.

Beberapa tahun lalu masyarakat kerap berkomunikasi dengan memanfaatkan layanan telepon (suara). Tapi kini, banyak aplikasi pesan instan yang bisa digunakan. Karena itu nggak heran jika diprediksi lalu lintas berkomunikasi masyarakat bakal meningkat drastis selama Ramadan dan Idul Fitri. Artinya, penggunaan layanan data bakal melonjak nih.

Telkomsel RAFI © 2019 brilio.net

Bahkan, Telkomsel sebagai salah satu operator telekomunikasi di Indonesia memprediksi pada Ramadan dan Idul Fitri 2019 diperkirakan akan terjadi lonjakan trafik layanan data sebesar 21 persen dibanding hari normal. Dibanding Ramadan dan Idul Fitri tahun lalu, peningkatannya diprediksi bisa mencapai 66 persen.

Loading...

Tingginya penggunaan layanan data antara lain dipicu seringnya pelanggan mengunggah foto dan video aktivitas di lokasi mudik dan wisata untuk diunggah ke media sosial serta aplikasi pesan instan.

Selain itu, banyak juga yang memanfaatkan layanan data untuk mengakses berbagai informasi dan direktori kuliner, penginapan, dan beragam aktivitas seni dan budaya yang bisa dilakukan di lokasi mudik dan wisata. Nggak Cuma itu masyarakat juga menikmati berbagai layanan hiburan digital, seperti video, musik, dan games.

Telkomsel RAFI © 2019 brilio.net

“Untuk itu, sejak jauh-jauh hari Telkomsel menggelar berbagai persiapan dari sisi infrastruktur maupun produk dan layanan agar pelanggan tetap bisa menikmati layanan dengan nyaman,” ujar Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah di sela-sela acara media gathering Telkomsel di Bali, baru-baru ini.

Karena itu, operator telekomunikasi pelat merah ini melakukan sejumlah upaya untuk memanjakan pelanggan. Di antaranya meningkatkan seluruh elemen jaringan di titik-titik strategis jalur mudik dan pusat-pusat keramaian publik.

Nggak tanggung-tanggung lho, untuk menjaga kenyamanan pelanggan, Telkomsel secara khusus membangun 10 ribu Base Transceiver Station (BTS) multi-band Long Term Evolution (LTE) di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk menghadirkan layanan yang berkualitas dengan kapasitas yang memadai.

Telkomsel RAFI © 2019 brilio.net

“Dengan mengimplementasikan 10.000 BTS 4G di seluruh pita frekuensi, kami menjamin pelanggan dapat menikmati pengalaman menggunakan layanan broadband secara optimal dan prima,” jelas Ririek.

Bukan cuma itu, Telkomsel juga menambah kapasitas jaringan pada 10 ribu BTS 4G. Kemudian Telkomsel juga mengoperasikan 70 mobile BTS, menambah kapasitas gateway internet 15 persen dari kapasitas existing menjadi 4.700 Gbps. Selain itu Telkomsel juga menambah kapasitas sistem IT untuk layanan, dan menambah kapasitas layanan isi ulang pulsa.

Selanjutnya Telkomsel juga menggelar posko layanan di 557 titik strategis jalur mudik dan lokasi wisata utama (point of interest) seperti bandar udara, terminal bus, stasiun kereta, dermaga, rumah sakit, area padat populasi, pasar tradisional, dan pusat perbelanjaan.

Telkomsel RAFI © 2019 brilio.net

Selain itu, seluruh kanal pelayanan existing Telkomsel juga bersiaga melayani pelanggan, di antaranya 425 GraPARI Telkomsel Siaga, 493 Mobile GraPARI yang terdiri dari 324 armada mobil dan 169 armada motor, 111 unit layanan digital self-service MyGraPARI, 831 kantor pelayanan mitra distributor, dan 3.779 Outlet Siaga.

Optimalisasi jaringan di jalan utama dan jalur tol

Jalan tol yang merupakan jalur utama yang selalu padat saat mudik juga menjadi fokus pengamanan jaringan Telkomsel. Sekitar 16 ruas tol utama di Sumatra dan Jawa, termasuk 12 ruas tol baru, sudah dilayani 2.226 BTS, termasuk 666 BTS 4G.

Nah untuk memastikan kenyamanan berkomunikasi pelanggan, Telkomsel telah menggelar drive test rutin di berbagai titik dengan kepadatan trafik komunikasi tertinggi dengan total jarak tempuh lebih dari 12.000 kilometer.

Telkomsel RAFI © 2019 brilio.net

Yang jelas kenyamanan pelanggan Telkomsel dalam berkomunikasi di periode Ramadan dan Idul Fitri 2019 didukung sekitar 200.000 BTS di seluruh Indonesia, termasuk sekitar 70.000 BTS 4G untuk memaksimalkan penggunaan layanan data.

Oh iya, Ramadan dan Idul Fitri tahun ini juga menjadi momen spesial buat Telkomsel lho. Maklum, tahun ini Telkomsel genap berusia 24 tahun yang jatuh pada 26 Mei. Karena itu, Telkomsel juga menggelar berbagai program spesial seperti Lucky Draw Anniversary selama Ramadan dan Idul Fitri 2019. Jika masih kurang puas, operator ini juga mengadakan penukaran Telkomsel POIN dan aktivasi layanan berhadiah undian spesial.

Selain itu, ada juga program mudik bareng ke 15 kota. Pelanggan juga dapat menikmati beragam layanan spesial Ramadan dan Idul Fitri berupa paket layanan data, suara, dan SMS, layanan digital lifestyle, LinkAja, digital advertising, serta mobile banking. “Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan setia terhadap Telkomsel selama 24 tahun ini,” tutup Ririek.