Brilio.net - Nami merupakan salah satu dari di antara kru Topi Jerami yang paling awal dan menjadi kru paling penting sebagai navigator kapal. Nami sangat berterima kasih kepada Luffy yang membalaskan dendamnya kepada Arlong yang sudah menghancurkan desanya dan membunuh kakaknya.

Saat Luffy menawarkan Nami bergabung menjadi krunya, Nami seolah tak punya pilihan lain karena ia sudah tak punya keluarga lagi. Selain itu, kegemarannya dengan peta dunia, membuatnya bersedia bergabung bersama Luffy menjadi kru bajak laut Topi Jerami. Nami punya mimpi untuk menggambar peta seluruh dunia.

Selain obsesi yang luar biasa, ada banyak hal terkait pribadi Nami yang terlewatkan dalam setiap cerita di manga maupun serial anime. Hal ini sering kali membuat Nami dipandang sebelah mata. Walaupun begitu, navigator cantik ini terus menampilkan pesona sekaligus kekuatan yang memukau dan tak pernah kehabisan akal.

Dirangkum brilio.net dari berbagai sumber Jumat (3/12), berikut 10 kisah sosok Nami One Piece, navigasi cantik yang tak kehabisan akal.

1. Orang penting di bajak laut Topi Jerami setelah Luffy.

Kisah sosok Nami One Piece berbagai sumber

foto: onepiece.fandom.com

Kru Bajak Laut Topi Jerami dipimpin oleh Monkey D Luffy, salah satu bajak laut dari Generasi Terburuk. Meskipun demikian, Luffy kadang-kadang, Nami menjadi salah orang penting di kapal. Meskipun Nami bukan kapten, tetapi lebih sering bertindak seperti kapten yang punya kuasa penuh atas kapal. Bisa dibilang, Nami adalah orang terpenting kedua di seluruh kru, setelah Luffy.

2. Terobsesi dengan uang.

Kisah sosok Nami One Piece berbagai sumber

foto: onepiece.fandom.com

Obsesi Nami terhadap uang sudah dimulai sejak hidup yang penuh kesengsaraannya di Arlong Park. Obsesi tersebut merupakan dampak dari masa kecilnya yang kurang beruntung dan ingin membebaskan desa Cocoyashi dari cengkeraman Arlong.

Karena hal tersebut, Nami terpaksa mencuri dari bajak laut dan rencananya adalah menggunakan uang itu untuk membeli desanya kembali. Selain itu, walaupun sudah memenuhi impian membebaskan desanya dan bergabung dengan Topi Jerami, obsesi Nami terhadap uang masih kuat dan takkan pernah luntur.

3. Orang Tua Nami.

Kisah sosok Nami One Piece berbagai sumber

foto: onepiece.fandom.com

Meskipun Nami adalah salah satu anggota terpenting dari kru Topi Jerami, dan salah satu anggota paling awal, masa lalunya sebagian besar tidak diketahui. Meskipun menjelajahi kehidupan awalnya selama arc Arlong Park, masih banyak yang belum diketahui tentang Nami. Ia bersama Nojiko saat masih bayi, tetapi bagaimana Nojiko menemukannya sampai saat ini belum diketahui. Orang tua biologis Nami juga tidak diketahui. Walaupun begitu, ia menganggap Bell-mère sebagai ibunya sendiri.

4. Kemeja Nami.

Kisah sosok Nami One Piece berbagai sumber

foto: onepiece.fandom.com

Menjadi seorang seniman kreatif, Eiichiro Oda tidak segan-segan memberi karakternya lemari pakaian yang luas, membawa rasa perubahan di setiap pulau yang dikunjungi Bajak Laut Topi Jerami. Nami menjadi salah satu kru yang paling modis dan juga tampil seksi saat tampil dengan berbagai kemeja yang dikenakannya.

5. Tidak pernah tampak menggunakan buku catatan.

Kisah sosok Nami One Piece berbagai sumber

foto: onepiece.fandom.com

Meskipun menjadi navigator dan orang dengan tanggung jawab terbesar yang bisa dibilang sebagai kru, Nami hampir tidak pernah terlihat menulis di buku catatannya. Mungkin saja dia tidak menyimpan catatan petualangannya. Namun, sebagai seorang navigator tampak sulit jika Nami tidak punya catatan sama sekali.

6. Nami punya strategi sendiri saat berkelahi.

Kisah sosok Nami One Piece berbagai sumber

foto: onepiece.fandom.com

Nami menjadi salah kru yang lemah secara fisik. Hal ini pun membuatnya menjadi seorang penakut dan dalam beberapa kali bertemu musuh memilih menghindar. Karena itu, Nami punya cara sendiri saat memutuskan untuk berkelahi atau memilih pergi. Hal inilah yang kemudian membuat Nami disebut Kucing Pencuri karena bisa bermain cerdas dan menolak prasangka banyak orang yang menganggap dirinya pengecut.

7. Memilih menghindari masalah.

Kisah sosok Nami One Piece berbagai sumber

foto: onepiece.fandom.com

Nami lebih memilih untuk hidup hati-hati dan santai, bahkan tidak perlu takut saat Marinir mengejarnya sepanjang waktu. Meskipun dia lebih dari mampu melawan mereka, dia lebih suka menghindari konflik yang berkepanjangan. Ia merupakan kebalikan dari sebagian besar kru Topi Jerami yang sering menantang para musuhnya. Ketika bounty kru naik, Nami adalah satu-satunya orang yang tampaknya tidak senang karena mengundang perhatian yang tidak diinginkan dari Marinir dan pemburu hadiah.

8. Sangat suka anak-anak.

Kisah sosok Nami One Piece berbagai sumber

foto: onepiece.fandom.com

Nami sangat suka dan mencintai anak-anak. Hal inilah yang barangkali menjadi kekuatan sekaligus kelemahannya. Hal inilah yang Nami perlakukan saat mengasuh Momonosuke dengan penuh cinta dan perhatian. Selain itu, ia juga menampilkan sikap pedulinya kepada anak-anak di Punk Hazard, saat banyak anak-anak menjadi bahan kelinci percobaan Caesar untuk menciptakan senjata mematikan. Karena itu, Nami tidak bisa memaafkan Caesar sampai kapan pun.

9. Hubungan Nami dan Luffy.

Kisah sosok Nami One Piece berbagai sumber

foto: onepiece.fandom.com

Menjadi anggota berharga dari Bajak Laut Topi Jerami, Nami dihormati oleh seluruh kru, pertama Luffy. Faktanya, dia adalah salah satu dari sedikit rekan kru yang pernah memakai atribut Luffy. Hal ini terlihat di Arlong Park, setelah Nami meminta bantuan Luffy mengalahkan Arlong untuk semua rasa sakit yang disebabkan padanya. Nami satu-satunya orang lain yang dipercaya Luffy menggunakan topinya.

10. Ketakutan Nami.

Kisah sosok Nami One Piece berbagai sumber

foto: onepiece.fandom.com

Selain menghindari pertarungan dengan orang kuat, Nami juga takut dengan berbagai jenis serangga, terutama laba-laba. Ketakutan tersebut baru diketahui saat Topi Jerami berada di Jaya, ketika kru harus mencari Burung Selatan di hutan terdekat pada malam hari. Yang cukup menarik, ketakutannya ini juga dialami Sanji yang tak pernah diduga sebelumnya.

(brl/pep)

(brl/pep)