Brilio.net - Petugas Transportation Security Administration (TSA) Washington International Thurgood Marshall Airport, Baltimore, Amerika Serikat mencekal seorang wanita yang membawa high heels bermotif pistol. Sepatu ini memiliki hak berbentuk pistol barel dan di bagian alasnya dipenuhi corak seperti peluru. Bahkan selain high heels, wanita itu juga membawa gelang dengan motif yang serupa.

Saat diperiksa petugas, wanita itu berjanji akan memasukkan dua barang itu ke dalam bagasinya, tapi petugas tetap melarang. Setelah kembali ke meja pemeriksaan tiket penerbangan untuk diperiksa barang-barangnya, ia akhirnya memutuskan untuk meninggalkan sepatu dan gelangnya untuk mengejar jadwal penerbangannya yang sudah mepet.

"Kami ingin mengingatkan kepada wisatawan bahwa mereka tidak bisa membawa replika senjata atau amunisi ketika melewati pos-pos pemeriksaan (bandara). Pasalnya ini pasti akan memperlambat mereka, memperlambat teman perjalanan mereka yang menunggu, dan juga akan memperlambat jalur pemeriksaan untuk wisatawan lainnya," ujar Lisa Farbstein, juru bicara TSA seperti dilansir brilio.net dari The Baltimore Sun, Rabu (2/3).

High heels yang disebut Bondgirl-701-3 Gun Heel Platform Sandals itu merupakan salah satu item paling populer yang diproduksi produsen sepatu eksotis asal Amerika, Pleaser USA. Sepatu yang memiliki hak setinggi 7,5 inci ini terbuat dari plastik yang dilapisi krom sehinga terlihat nyata.

"Jenis itu merupakan satu dari 10 atau 12 versi yang berbeda dari platform sepatu 3,5 inci," terang Elody Romero, juru bicara Pleaser USA.

Dalam sembilan tahun kariernya, Romero mengatakan, ia tidak pernah mendengar bahwa heels produksi perusahannya mendapatkan masalah di bandara.

"Ia (perempuan itu) memasukkan barang-barang itu di tas bagasi. Dan itu bukan keputusan yang cerdas," tambah Romero.