Brilio.net - "Persahabatan bagai kepompong. Mengubah ulat menjadi kupu-kupu." Sebuah lirik lagu dari penyanyi Sind3ntosca ini sederhana, namun punya makna yang sangat dalam. Tak banyak orang yang bisa dijadikan sahabat. Sebab, memang tak semua teman punya niat tulus dalam berteman atau hanya datang saat butuh saja.

Realita yang terjadi di pergaulan saat ini, seseorang akan berteman dengan orang yang selevel dengan dirinya. Level dari segi pengetahuan sampai ekonomi dijadikan patok untuk membangun relasi pertemanan. Memang benar mencari teman harus pilih-pilih, tapi tentunya setiap orang berhak untuk dijadikan teman.

Belakangan ini ada sebuah video yang menunjukkan bagaimana sosok teman sejati. Momen yang terekam di Malaysia ini memperlihatkan seorang siswi menggendong temannya yang autis di tengah hujan deras.

Ia tak pandang temannya itu meski sedikit 'berbeda' darinya. Siswi yang tidak diketahui identitasnya ini tetap membantu melintasi hujan sambil menggendongnya.

kisah siswa gendong teman autis © Facebook/ikma22

Loading...

foto: Facebook/ikma22

Dikisahkan akun Facebook Maslika Ramli di grup Autisme Malaysia, ia melihat kejadian ini pada pagi hari. Akun ini mengungkapkan kalau siswa yang digendong itu merupakan siswa berkebutuhan khusus. Sementara itu yang menggendongnya adalah seorang gadis yang menempuh pendidikan dari salah satu kelas atas di sekolah.

"Saya membagikan video ini karena saya ingin orang tua dari anak-anak dengan kebutuhan khusus untuk percaya diri dan percaya bahwa ada orang yang akan menjaga anak-anak Anda," ujarnya.

Pada video singkat berdurasi tujuh detik itu terlihat kedua siswa-siswi ini bergendongan melintasi hujan yang cukup deras. Untungnya mereka membawa payung sehingga keduanya masih aman dari derasnya hujan.

Usai diunggah pada beberapa waktu lalu, postingan ini telah mendapat tanda suka lebih dari 2.600 kali. Warganet pun membanjiri kolom komentar postingan tersebut untuk memberi ucapan salut kepada gadis penggendong temannya yang autis itu.

"mulia sungguh ati kau dik," ujar akun Penjejak Badai.

"Terbaik adik ni, beruntung ibu bapa dan guru dia," kata akun Fai Sarah.

"Alhamdulillah... Sangat terpuji apa yg dibuat oleh adik ini," puji akun Zakiyyah Mat Saleh.