Brilio.net - Proses melahirkan adalah salah satu momen terberat yang akan dialami oleh para perempuan. Ada nyawa yang dipertaruhkan untuk bisa memberi hidup pada nyawa baru. Meski sulit, namun ada ganjaran kebahagiaan tiada tara jika proses itu sudah bisa terlewati.

Namun kabar duka datang dari seorang ibu bernama Dina Nasution. Ia berhasil melahirkan tiga anak kembarnya. Namun tidak dengan nyawanya. Setelah perjuangan panjang memberikan kehidupan kepada anaknya, Dina Nasution mengembuskan napas terakhir.

Kisah pilu perempuan ini dibagikan oleh para kerabat terdekat lewat Facebook. Ibu yang baru saja melahirkan tiga anak kembar itu meninggal dunia pada Selasa (3/12) lalu di Medan. Salah satu akun yang mengunggah kisah ini ialah Yenni Yohana Marpaung.

Dalam postingan itu, ia menyebutkan kalau Dina meninggal usai susah payah melahirkan tiga anaknya. Pemilik akun ini juga mengunggah beberapa foto mengharukan. Salah satunya adalah ketika tiga anak itu ditidurkan di sebelah sang ibu untuk terakhir kalinya.

Loading...

"Tuhan yg memberi tuhan yg mengambil..

Terpujilah tuhan,

Perjuangan melahirkan 3 ank kembar..

Surga tempatmu ya din. Tuhan lebih sayang samamu," tulis akun Yenni Yohana Marpaung, seperti dilansir brilio.net dari unggahannya pada Kamis (5/12).

kisah pilu  usai melahirkan 3 anak kembar © Facebook

foto: Facebook/leounhad

Dalam foto tersebut, dipotret tiga anak kembar Dina Nasution. Ketiganya dalam balutan kain, satu berwarna putih, ada yang berwarna batik cokelat dan juga hijau. Dalam foto tersebut juga terlihat jasad Dina bersama ketiga anaknya. Ketiga anaknya kini dikabarkan sehat.

Unggahan itu pun mendapat perhatian di media sosial. Hingga kini postingan akun Yenni Yohana Marpaung itu telah dibagikan lebih dari 32 ribu kali. Banyak warganet yang mengaku sedih sekali ketika melihat postingan tersebut.

"Terharuu guee ,semoga khusnul khotimah aminn," tulis akun Dham Indehoy.

"Doa yg yerbaik untk perjuanggan seorg ibu," kata akun Nurul Firdhaus Amien Nurul.

"Itulah perjuangan seorang istri," ujar akun Moch Albi Lutfi Fakhri.