Brilio.net - Infrastruktur jalan dan perawatannya memang sangat dibutuhkan masyarakat. Kegiatan sehari-hari akan terhambat jika jalan mengalami kerusakan atau tidak layak untuk dilalui. Slah satu contohnya akibat akses jalan yang kurang memadai, orang meninggal di Sulawesi Tengah ini harus diantar dengan sepeda motor. Seorang pengguna Facebook @al.iwan mengunggah kejadian tersebut di media sosialnya dikutip brilio.net, Minggu (4/3).

 jalan mayat sulawesi © 2018 brilio.net

foto: Facebook/@al.iwan

"Innalillahi, Mayat dianter make motor," tulisnya dalam postingan tersebut.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, peristiwa dalam video yang viral itu terjadi di Kecamatan Kulawi Selatan, Sulawesi Selatan pada Februari lalu. Sedianya jenazah akan dibawa ke kampung halamannya di Desa Mamu, Kecamatan Pipikoro. Kabupaten Sigi.

Loading...

 jalan mayat sulawesi © 2018 brilio.net

foto: Facebook/@e'punk

Sayangnya, infrastruktur jalan tidak memadai untuk dilalui mobil. Jalan tersebut sebagian besar terdiri dari jalan setapak dengan tebing curam di sisi kanan dan kirinya. Masyarakat akhirnya harus mengantar jenazah dalam kondisi terikat menggunakan sepeda motor.

Pemilik akun Facebook @e'punk juga sempat mengunggah video viral pengantaran jenazah menggunakan sepeda motor tersebut. Pria ini juga menyayangkan infrastruktur jalan yang masih belum baik. "Untuk kesekian kalinya, jenazah sodara kami harus dibawa kedesa Mamu Kabupaten Sigi yg hanya dapat diakses dgan mggunakan roda 2.dan dengan jrak yg sangat jauh hrus ditempuh," tulisnya.

Ketika dihubungi untuk menanyakan kronologi persitiwa itu, pemilik akun Facebook @e'punk belum memberikan balasan. Di kolom komentarnya Banyak warganet yang menyayangkan kejadian ini.

"Semoga dg adanya berita seperti ini, pemerintah lbh memperhatikan akses menuju Mamu," tulis akun Facebok @indhahauw.

"Smoga kerinduan msyarakat pipikoro soal jln R4 segera jd perhatian pemerintah," kata akun Facebook @douapri.

"Sedih liatnya.Turut berducita..sampe dg selmat dit4 tujuan.Gbu," ucap akun Facebok @annagana.