Brilio.net - Setiap orang pasti akan merasa sedih jika memiliki kekurangan fisik. Apalagi jika kekurangan fisik tersebut malah dijadikan bahan candaan oleh orang lain.

Hal ini lah sedang yang dirasakan oleh Lizzie Velasquez. Sebagaimana dikutip dari laman Metro, Kamis (15/12), wanita yang kini berprofesi sebagai motivator dan penulis tersebut baru-baru ini mengungkapkan kesedihannya setelah dirinya dijadikan bahan meme oleh seorang netizen.

wanita ini ungkap kesedihannya setelah dijadikan bahan meme © 2016 metro.co.uk

Dalam meme tersebut, tampak foto Lizzie sedang berdiri di samping pohon. Di foto itu juga terdapat sebuah caption dengan nada sarkas.

"Michael said he would meet me behind this tree for a bit of fun. He’s running late, would someone please tag him and tell him I’m still waiting? (Michael mengatakan ia akan bertemu denganku di balik pohon ini untuk bersenang-senang. Dia terlambat, mau kah seseorang mengatakan padanya aku masih menunggu?)," tulisnya.

Loading...

wanita ini ungkap kesedihannya setelah dijadikan bahan meme © 2016 metro.co.uk

Lizzie pun mengomentari meme tersebut lewat akun Facebooknya. "Aku telah melihat meme seperti ini di Facebook baru-baru ini. aku menulis postingan ini bukan sebagai korban tapi sebagai seseorang yang mewakili suara orang-orang yang tersakiti," tulis wanita berusia 27 tahun tersebut.

"Tidak peduli seperti apa kita terlihat, karena pada akhirnya kita semua manusia. Aku meminta anda tetap ingat, saat anda melihat meme seperti ini, saat itu juga mungkin anda merasa lucu tapi seseoran dalam foto tersebut mungkin merasa sebaliknya," sambung Lizzie.

Setelah memposting tersebut, ribuan orang pun bersimpati terhadap apa yang dirasakan oleh Lizzie. Mayoritas mencoba memberi dukungan lewat kolom komentar, termasuk ibunya.

"Sebagai ibu, ini tentu sangat menyakitkan. Tapi aku berdiri di sini untuk mendukungmu. Aku mencintaimu Lizzie!" tulis sang ibu.

wanita ini ungkap kesedihannya setelah dijadikan bahan meme © 2016 metro.co.uk

Bagi kamu yang belum kenal, Lizzie merupakan seorang wanita yang memiliki kelainan fisik. Ia lahir dengan penyakit bawaan langka. Ia juga mengidap sindrom Marfan, sebuah sindrom yang bisa menyebabkan tubuh terlihat tinggi dan kurus secara tidak normal, tulang belakang melengkung, hingga gigi bertumpuk tidak beraturan.

Karena keterbatasan fisiknya itu ia sering dibully sejak kecil. Namun justru dari situlah ia kemudian menjadi seorang motivator terkenal dan juga penulis.