Brilio.net - Molly terlihat sangat sedih ketika berkunjung ke rumah sakit. Anjing betina itu bukan mau berobat, ia hanya ingin mengunjungi tuannya untuk yang terakhir kalinya.

Sang tuan yang bernama Ryan Jessen (33) meninggal dunia akibat pendarahan otak pada bulan November 2016. Pihak rumah sakit pun mengizinkan keluarga Ryan untuk membawa anjing kesayangannya menjenguk Ryan sesaat sebelum menghembuskan napas terakhir.

anjing ini kunjungi pemiliknya yang sekarat © 2016 boredpandafoto: Facebook/Michelle Jessen

Momen haru ini diceritakan oleh saudara perempuan Ryan, Michelle Jessen lewat akun media sosialnya.

"Pihak rumah sakit melakukan hal yang manis dengan mengizinkan kita membawa anjing saudara saya agar ia bisa mengucapkan selamat tinggal. Ia pun kini tahu mengapa tuannya tak pernah pulang," tulis Michelle Jessen di laman Facebook yang dikutip brilio.net, Kamis (15/12).

Loading...

Momen saat Molly membesuk Ryan untuk terakhir kalinya ini pun direkam oleh Michelle dan dibagikan di akun Facebooknya.

anjing ini kunjungi pemiliknya yang sekarat © 2016 boredpandafoto: Facebook/Michelle Jessen

Dalam video singkat tersebut, Molly terlihat menunjukkan gesture yang sangat sedih. Matanya pun terlihat berkaca-kaca ketika melihat tuannya sudah tak berdaya terbaring di ranjang rumah sakit.

Tak butuh waktu lama, video itu langsung menyentuh perasaan jutaan netizen. Hingga berita ini diturunkan, ada 132 ribu netizen membagikan video penuh haru tersebut dan puluhan ribu komentar masuk untuk mengungkapkan kesedihan.

anjing ini kunjungi pemiliknya yang sekarat © 2016 boredpandafoto: Facebook/Michelle Jessen

Michelle bercerita, sang kakak awalnya merasa seperti migrain. Tapi ternyata otaknya mengalami pendarahan akibat tekanan darah tinggi. Pihak rumah berspekulasi hal itu terjadi akibat terlalu sering mengonsumsi minuman berenergi.

anjing ini kunjungi pemiliknya yang sekarat © 2016 boredpandafoto: Facebook/Michelle Jessen

Michelle juga mengatakan, setelah kematian Ryan, jantungnya akan didonasikan untuk menyelamatkan nyawa seorang remaja berusia 17 tahun tepat saat Natal nanti.